Perang Masih Berlanjut! Israel Serang Fasilitas Pengolahan Uranium Iran

IDF mengkonfirmasi pemboman pabrik produksi yellowcake di dekat kota Yazd, Iran tengah/Foto : Ilustrasi Dok. AFP IDF mengkonfirmasi pemboman pabrik produksi yellowcake di dekat kota Yazd, Iran tengah/Foto : Ilustrasi Dok. AFP

Israel, GPriority.co.id – Militer Israel pada hari Jumat (27/3) mengkonfirmasi bahwa mereka telah menyerang lokasi pengolahan uranium di Yazd, Iran tengah, setelah organisasi energi atom Republik Islam mengatakan serangan AS-Israel menghantam fasilitas tersebut.

“Beberapa saat yang lalu, Angkatan Udara Israel… menyerang pabrik ekstraksi uranium yang terletak di Yazd, Iran tengah,” kata militer dalam sebuah pernyataan.

Israel menggambarkan lokasi targetnya tersebut sebagai fasilitas unik di Iran yang digunakan untuk produksi bahan baku yang dibutuhkan untuk proses pengayaan uranium.

IDF (Angkatan Pertahanan Israel) mengkonfirmasi pemboman pabrik produksi yellowcake di dekat kota Yazd, Iran tengah, dan mengatakan bahwa itu merupakan bagian dari upaya berkelanjutan melawan program nuklir Iran. Militer Israel juga menyebut lokasi tersebut sebagai fasilitas penambangan uranium.

“Fasilitas ini adalah satu-satunya di Iran yang sejenis, di mana bahan mentah yang ditambang dari tanah menjalani pemrosesan mekanis dan kimia sehingga nantinya dapat digunakan sebagai bahan prekursor untuk pengayaan uranium,” kata IDF.

IDF menambahkan bahwa langkah ini merupakan proses yang sangat penting untuk program senjata nuklir yang dikembangkan oleh rezim.

Pihak militer mengatakan serangan itu menghantam infrastruktur pusat yang digunakan dalam proses produksi unik di lokasi tersebut.

Media Iran sebelumnya melaporkan bahwa pabrik produksi yellowcake Ardakan terkena dampak pemogokan.

Sebagai informasi, Yellowcake adalah konsentrat uranium dalam bentuk bubuk yang dihasilkan dengan menambang bijih uranium dari batuan dan memisahkan uranium dari batuan tersebut dengan cara mencucinya dalam asam. Yellowcake kemudian dapat diolah, diperkaya untuk meningkatkan kemurniannya, dan kemudian digunakan untuk pembuatan senjata atau produksi energi.

Militer Israel juga mengkonfirmasi bahwa mereka telah menyerang pabrik air berat di Arak, Iran tengah, setelah media Iran mengatakan serangan AS-Israel menghantam kompleks Khondab.

“Beberapa saat yang lalu, Angkatan Udara Israel… menyerang pabrik air berat di Arak, Iran tengah,” kata militer dalam sebuah pernyataan, menggambarkan lokasi tersebut sebagai lokasi produksi plutonium utama untuk senjata nuklir.

Media pemerintah Iran sebelumnya mengatakan bahwa dua fasilitas terkait nuklir telah diserang di Iran, tetapi tidak ada pelepasan material radioaktif.

Kantor Berita Republik Islam Iran (IRNA) mengatakan dalam sebuah pernyataan di Telegram bahwa kompleks air berat Khondab di barat laut Iran diserang oleh pasukan AS-Israel, tetapi tidak ada korban jiwa.

“Kompleks Air Berat Khondab menjadi sasaran agresi dari musuh Amerika dan Zionis dalam dua tahap,” kata kantor berita Fars, mengutip Hassan Ghamari, seorang pejabat di provinsi Markazi tengah.

Serangan kedua menghantam fasilitas produksi Yellowcake di Ardakan, Yazd, dengan pihak berwenang melaporkan tidak ada pelepasan material radioaktif di luar lokasi tersebut, menurut kantor berita Fars News yang berafiliasi dengan IRGC.

Organisasi energi atom Iran mengatakan, “Pembangkit listrik di Ardakan, yang terletak di Provinsi Yazd, menjadi sasaran serangan beberapa menit yang lalu oleh musuh Amerika-Zionis,” demikian pernyataan mereka di saluran Telegram, menambahkan bahwa serangan tersebut tidak mengakibatkan pelepasan material radioaktif apa pun.