PILKADA TELUK WONDAMA TUNGGU KEPUTUSAN MK, ANDARIAS KAYUKATUI: OPTIMIS KAMI MENANG

Jakarta, GPriority — Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 9 Desember 2020 telah usai. Kalah dan menang menjadi hal yang biasa dalam setiap gelaran kontestasi. Beberapa calon yang kalah pun ada yang mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK), lembaga tertinggi yang berwenang memutus sengketa Pilkada.

Salah satu daerah yang gugatannya sampai di MK yakni Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat.

Palu sudah diketuk. KPU daerah telah memutuskan perolehan suara tertinggi pilkada 2020 dimenangkan oleh pasangan calon bupati dan wakil bupati Teluk Wondama 2020-2025 yakni Hendrik Mambor- Andarias Kayukatui dengan perolehan suara 29.5 persen.

Namun, dalam perjalanannya satu-satunya pasangan yang lolos dari jalur independen/non partai ini digugat ke MK oleh pasangan Elyasa Auri- Ferry Auparay yang memperoleh suara 27,9 persen.

” Kami taat hukum, akan ikuti prosesnya di MK,” kata Andarias Kayukatui calon wakil bupati pasangan nomor urut 4 kepada GPriority Jakarta melalui sambungan telepon seluler, Rabu (20/1/2021).

Andarias Kayukatui yang biasa dipanggil Andi menyatakan siap menghadapi gugatan di MK, dia juga berharap persidangan di MK berjalan sebagaimana mestinya.

” Perolehan suara kami paling tinggi menunjukan kami pemenangnya. Kami optimis menang, kemenangan kami ya kemenangan masyarakat Teluk Wondama,” ujar Andi.

Ditanyakan perihal jika nanti setelah menang di MK, Andi bersama bupati bakal fokus bekerja memberikan pelayanan yang terbaik buat masyarakat Teluk Wondama.

” Diantaranya kami akan memprioritaskan program ekonomi rakyat, dan mengembangkan pariwisata,” ungkap Andi.

Kata Andi, juga bersama bupati Mambor nanti akan bekerja semaksimal mungkin untuk menunaikan janji-janji kampanyenya. Andi berharap masyarakat bersabar sampai ada keputusan MK hingga akhir 15 Februari 2021 dan kepada pendukungnya Andi berpesan agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan sambil terus berdoa.

Diketahui, pasangan Mambor-Andi memiliki pengalaman di birokrasi. Andi pernah menjabat Kepala Bagian Tata Pemerintahan, pernah menjadi Kepala Dinas Sosial di Pemda Teluk Wondama pada masa bupati Almarhum Alberth H.Torey. Sedangkan Mambor sendiri calon bupati pasangannya ini pernah menjabat Kepala Bappeda Teluk Wondama.

Berikut hasil perolehan suara secara keseluruhan dari sumber resmi KPU www.pilkada2020.kpu.go.id Pilkada Teluk Wondama yang terdiri dari 4 pasangan calon bupati dan wakil bupati:

Nomor Urut 1: Elyasa Auri, SE,MM-Fery Michael Deminikus Auparay, S.Sos presentase suara: 27.9 %, total suara:5264;

Nomor Urut 2: Drs.Bernadus Alkhatib Imburi, M.Si- Zeth Barnabas Marani, SH persentase suara 20.4%, total suara: 3862;

Nomor Urut 3: Dr.Drs. Paulus Yulius Indubri, MM-Kuro M.R Matani, S.Sos, persentase suara 22.2%, total suara: 4191;

Nomor Urut 4: Ir.Hendrik Syake Mambor,MM-Drs.Andarias Kayukatui, M.Si, persentase suara:29.5%, total suara:5583. # (LAS. Foto: Istimewa)

Related posts