Jakarta, GPriority.co.id – Pejabat (Pj.) Gubernur Papua Barat, Ali Baham Temongmere, turut menghadiri puncak Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVIII di Balai Kota Surabaya, Kamis (25/4) kemarin. Hadir bersama kepala daerah lainnya, Gubernur Ali Baham mengatakan jika acara ini bertujuan untuk melihat perkembangan dan evaluasi terhadap otonomi masing-masing daerah di Indonesia selama 28 tahun.
“Untuk Papua Barat, ada provinsi baru yang berdasarkan pada otonomi dan otonomi khusus. Kemudian juga perhatian pemerintah pusat terhadap Papua dengan memberikan otonomi khusus jilid ke-2. Ini memberikan ruang kewenangan yang besar untuk pemerintah provinsi maupun kabupaten kota di tanah Papua untuk memberikan pelayanan yang lebih optimal lagi kepada seluruh masyarakat,” ujarnya kepada GPriority di Surabaya, Kamis (25/4).
Diakui Pj. Gubernur Ali Baham, dengan otonomi khusus pada provinsi Papua Barat, terdapat pemekaran provinsi Papua Barat Daya. Menurutnya, dengan seluruh kewenangan yang diberikan telah dilaksanakan dengan baik dari berbagai sisi.
“Seluruh kewenangan yang diberikan kita telah melaksanakan dengan baik dari sisi perencanaan, penganggaran, dan penghormatan kepada sosial budaya masyarakat, begitupun dengan institusi yang mengelola budaya dan adat, terutama MRP juga kaitan DPR khusus yang diberikan oleh negara, pemerintah pusat, terkait undang-undang terhadap penghargaan masyarakat adat Papua,” jelasnya lebih lanjut.
Terkait dengan program prioritas Pemda Papua Barat, Pj. Ali Baham mengatakan jika salah satu fokusnya yaitu berkaitan dengan masalah emisi karbon.
“Kita masih dihadapkan pada kondisi real seperti kemiskinan ekstrim, stunting, inflasi yang perlu kita kelola lebih baik lagi. Termasuk juga yang berkaitan dengan masalah lingkungan, emisi karbon. Kedepannya kita dorong untuk carbon trade itu bisa menjadikan sumber pendapatan bagi daerah (PAD). Ini yang kami seriuskan untuk tahun-tahun mendatang,” tutur Pj. Gubernur kelahiran 1967 tersebut.
Pj. Gubernur Ali Baham menyebutkan, jika saat ini pemprov Papua Barat juga fokus menjalankan program yang menyeluruh untuk pelayanan publik, seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kerakyatan.
Foto : GPriority
