Prabowo Bersyukur Cadangan Energi RI Melimpah: dari Batu Bara Bisa Jadi Bensin

Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan taklimat pada Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih yang disiarkan secara daring melalui akun Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (8/4). Foto: Tangkapan layar/Sekertariat Presiden Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan taklimat pada Rapat Kerja Pemerintah Anggota Kabinet Merah Putih yang disiarkan secara daring melalui akun Youtube Sekretariat Presiden, Rabu (8/4). Foto: Tangkapan layar/Sekertariat Presiden

Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya dalam mendorong kemandirian energi nasional berbasis sumber daya dalam negeri.

Ia menyebut Indonesia memiliki cadangan energi yang melimpah, termasuk potensi pengembangan energi alternatif dari berbagai komoditas lokal.

Prabowo menekankan pentingnya transisi menuju energi terbarukan sekaligus optimalisasi sumber daya yang dimiliki Indonesia.

“Bahwa energi kita harus terbarukan, energi kita harus dari Indonesia sendiri, dan sekali lagi kita bersyukur kehadirat Allah SWT,” kata Prabowo

Selain energi terbarukan, Prabowo menyebut stok batu bara di Indonesia melimpah. Bahkan, dari batu bara bisa menghasilkan bahan bakar bensin.

Selain itu, ia juga menyoroti potensi bahan baku lain seperti singkong dan jagung yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif untuk mendukung ketahanan energi nasional.

“Dari batu bara, dari singkong, dari jagung. Saudara-saudara, jadi 2 tahun lagi, saudara-saudara, 3 tahun lagi. Ya, you catet ya, catet,” lanjut Prabowo.

Menurutnya, seluruh pernyataannya memiliki dasar perhitungan yang jelas dan dapat diuji di masa mendatang.

“Ini kan ada rekaman, apa Prabowo Subianto Omdo ada rekaman. Semua yang saya sampaikan itu ada tolak ukur matematik,” tegasnya.

Selain sektor energi, Prabowo juga mengungkapkan rencana pembangunan desa nelayan sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat pesisir. Ia menargetkan pembangunan hingga seribu desa nelayan dalam beberapa tahun ke depan.

“Saya katakan bahwa saya merencanakan akan membangun seribu desa nelayan. Tahun 2026 ini, Desember 2026, kita akan cek saudara, nanti bisa nagih ke Prabowo. Berapa desa nelayan yang sudah selesai,” ucapnya.

Lebih lanjut, Prabowo mengingatkan bahwa upaya besar tersebut bukanlah pekerjaan mudah dan membutuhkan kerja keras dari seluruh pihak.