Prabowo Enggan Maju Pilpres 2029 Jika Kinerjanya Buruk Dalam 5 Tahun Ini

Prabowo Enggan Maju Pilpres 2029 Jika Kinerjanya Buruk Dalam 5 Tahun Ini Prabowo Enggan Maju Pilpres 2029 Jika Kinerjanya Buruk Dalam 5 Tahun Ini

Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto belum lama ini memberikan pernyataan mengejutkan usai mengaku jika dirinya enggan mencalonkan diri pada Pilpres 2029, jika terbukti kinerjanya selama menjabat tidak memuaskan publik.

Dilansir dari ANTARA, melalui pidatonya pada Kongres VI Partai Demokrat Rabu (26/2), Presiden Prabowo menegaskan bahwa keputusan tersebut akan sepenuhnya bergantung pada evaluasi kinerjanya pada tahun keempat pemerintahan.

“Saya katakan, kalau tahun keempat saya mengabdi dan saya kecewa dengan prestasi saya, saya tidak akan maju 2029. Saya malu sama rakyat Indonesia,” ujar Prabowo.

Pernyataannya ini kemudian muncul di tengah dorongan dari kader Partai Gerindra dan pendukungnya agar Presiden Prabowo kembali maju Pilpres 2029 mendatang.

Ketua Umum Partai Gerindra tersebut pun menegaskan pemerintahannya harus diawasi dan dikoreksi oleh partai pendukung serta masyarakat luas.

Di samping itu, ia juga menyatakan bahwa jika tidak mampu mencapai target yang telah ditetapkan, maka akan lebih memilih mundur daripada maju kembali. Sontak pernyataannya tersebut memunculkan spekulasi mengenai apakah itu merupakan sebuah strategi politik atau memang bentuk komitmen terhadap rakyat.

Hal ini juga sekaligus menjadi tantangan bagi Presiden Prabowo dan kabinetnya dapat bekerja maksimal dalam pemerintahan empat tahun ke depan.

Beri Tanggapan Soal #IndonesiaGelap

Sebelumnya, Presiden Prabowo juga menanggapi seruan publik yang merasa pesimis terhadap masa depan Indonesia, dan tak yakin jika negara ini akan menjadi makmur.

Membuka suara perihal tersebut, dalam pidatonya di penutupan Kongres Demokrat, Presiden Prabowo pun mengutip prediksi ekonomi dunia 2050. Dalam data tersebut, Indonesia diproyeksikan akan menjadi negara dengan ekonomi terbesar keempat, bahkan mengalahkan Jerman dan Jepang.

“Yang melihat Indonesia Gelap itu siapa? Beberapa hari yang lalu ada suatu prediksi ekonomi dan statistik. Mereka mengatakan kita ini akan menjadi (negara) yang 25 tahun mendatang, Indonesia di atas Jerman, di atas Jepang, di atas Inggris, di atas Perancis. Kok Indonesia Gelap?” ujarnya.

Presiden Prabowo juga mempertanyakan perihal narasi negatif terkait masa depan Indonesia. Ia pun menunjukkan sikap optimis bahwa generasi muda akan menikmati kemakmuran tersebut.

Editor: Novita Intan

Foto : Instagran/@demokratjatim