Prabowo Tegaskan Tidak Pernah Cawe-cawe: “Gak Ada Saya Titip Ponakan Saya”

Presiden Prabowo Subianto dalam acara pemusnahan barang bukti narkoba seberat 214,84 ton/Foto Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden Presiden Prabowo Subianto dalam acara pemusnahan barang bukti narkoba seberat 214,84 ton/Foto Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden

Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa dirinya tidak pernah melakukan cawe-cawe sejak menjabat sebagai Kepala Negara. 

Hal itu disampaikan Prabowo dalam acara pemusnahan barang bukti narkoba seberat 214,84 ton senilai Rp29,37 triliun, Rabu (29/10), sebagaimana disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Prabowo mengatakan, sejak awal masa pemerintahannya, ia hanya memberikan tiga tugas utama kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yaitu memberantas narkoba, penyelundupan, dan judi online.

“Di awal pemerintahan saya hormat Anda. Saya tidak cawe-cawe, saya tidak titip satupun pejabat. Saya tidak titip, benar Kapolri?,” kata Prabowo.

Namun, ia mengakui sempat menitipkan mantan pengawalnya agar bisa mengikuti Sekolah Calon Bintara (Secaba).

“Ya, kalau mantan pengawal saya, ada polisi yang dulu ngawal saya tolonglah, masuk Secaba. Itu sah boleh dong. Saya titip, ini bintara baik, ya jadikanlah Perwira Secaba. Dari ratusan ribu, aku titip 2-3 orang,” ucapnya.

Prabowo juga menyinggung bahwa praktik titip-menitip ini bukan hal asing, bahkan di kalangan pejabat seperti para menteri maupun jenderal kepolisian.

 “Jadi, ya saya ngakulah, tapi itu sah. Benar nggak? Ayo, jenderal-jenderal, menteri-menteri, kalian juga nitip-nitip kan. Ya 1-2 orang boleh,” tuturnya.

Meski demikian, Prabowo menegaskan bahwa dirinya tidak pernah menitipkan anggota keluarga untuk kepentingan pribadi.

“Tapi nggak ada saya titip ponakan saya apa, iya kan? Tolong jadiin, nggak ada. Anda tanggung jawab, hanya saya minta tiga,” tegas Prabowo.