Profil Mochamad Irfan Yusuf, Tokoh NU yang Dilantik Jadi Menteri Haji dan Umrah 

Mochamad Irfan Yusuf resmi jadi Menteri Haji dan Umrah/Foto Instagram @gus.irfanyusuf Mochamad Irfan Yusuf resmi jadi Menteri Haji dan Umrah/Foto Instagram @gus.irfanyusuf

Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Mochamad Irfan Yusuf sebagai Menteri Haji dan Umrah dalam Kabinet Merah Putih.

Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Senin (8/9), bersamaan dengan sejumlah menteri lainnya. Mereka adalah Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, Mukhtarudin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, dan Ferry Juliantono sebagai Menteri Koperasi.

Selain itu, Prabowo juga melantik Dahnil Anzar Simanjuntak sebagai Wakil Menteri Haji dan Umrah.

“Hari ini saya merasa terhormat telah dilantik sebagai Menteri Haji dan Umrah. Ini adalah amanah dan tanggung jawab yang berat. Terutama setelah 10 bukan terakhir di BP Haji. Saya tahu persis bagaimana kondisi haji, baik di Indonesia maupun du Arab Saudi,” tulis Irfan Yusuf dalam instagramnya.

“Bapak Presiden telah memberikan pesan yang sangat jelas: ‘Lakukan apapun yang perlu dilakukan untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji kita.’ Ini menjadi pegangan utama saya,” tambahnya.

Profil Mochamad Irfan Yusuf

Mochamad Irfan Yusuf lahir di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, pada 24 April 1962. Gus Irfan, sapaan akrabnya, adalah putra KH Yusuf Hasyim dan cucu pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Hasyim Asy’ari.

Terkait pendidikan, Gus Irfan menempuh pendidikan dasar dan menengah pertama di Jombang (kini SMAN 2 Jombang) pada 1981.

Setelahnya, ia mengambil gelar sarjana (S-1) di Universitas Brawijaya pada 1985. Gus Irfan lalu melanjutkan pendidikan magister (S-2) di universitas yang sama pada 2002.

Kemudian, Gus Irfan berhasil menyelesaikan program doktoralnya (S-3) dalam bidang Manajemen Pendidikan Islam di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang, pada 2025.

Sejak 1989, Gus Irfan tercatat memegang posisi Sekretaris Umum di Pondok Pesantren Tebuireng, pesantren yang didirikan oleh kakeknya.

Selain itu, pada 1996–2016 ia pernah menjabat sebagai Komisaris Utama PT BPR Tebuireng.

Kini, Gus Irfan aktif sebagai Wakil Ketua Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU), yang fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat NU.

Untuk karier di dunia politik, Gus Irfan merupakan kader Partai Gerindra dan pernah menjadi juru bicara tim pemenangan Prabowo–Sandiaga pada Pemilu 2019.

Pada Pemilu 2024, ia terpilih menjadi anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Timur VIII.

Tiga pekan menjadi anggota DPR RI, Gus Irfan lalu dilantik menjadi Kepala BP Haji pada 22 Oktober 2024.

Pewarta: Fifi Abdurahman