Punya Bandara Favorit, Menhub Minta Pemprov Banten Antisipasi Kepadatan Mudik 2026

Menhub Dudy Purwagandhi dan Gubernur Banten Andra Soni usai rapat koordinasi di Gedung Pendopo Gubernur Banten, Serang, Senin (16/2)/Foto Kemenhub

Jakarta, GPriority.co.id – Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi meminta Pemerintah Provinsi Banten mengantisipasi potensi kepadatan arus mudik Lebaran 2026, terutama yang dipicu oleh pasar tumpah dan lonjakan kunjungan ke lokasi wisata.

Menurut Dudy, Banten memiliki posisi yang sangat strategis dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran. Provinsi ini masuk dalam lima besar daerah asal pergerakan masyarakat dengan total mencapai 11,17 juta orang. Selain itu, Banten juga memiliki sejumlah simpul transportasi terpadat, seperti pelabuhan penyeberangan dan bandara.

Hal tersebut disampaikan Dudy usai berkoordinasi dengan Gubernur Banten Andra Soni di Gedung Pendopo Gubernur Banten, Serang, Senin (16/2).

“Bandara Soekarno-Hatta yang termasuk dalam Provinsi Banten merupakan bandara asal dan tujuan favorit dengan jumlah sebanyak 3,18 juta penumpang,” kata Dudy.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, pasar tumpah yang perlu diantisipasi antara lain Pasar Kranggot, Pasar Kalodran, dan Pasar Sentiong, yang kerap dilintasi pemudik dari arah Jakarta menuju wilayah Banten dan sekitarnya.

Selain itu, sejumlah destinasi wisata juga diprediksi mengalami lonjakan pengunjung saat musim mudik, seperti Pantai Anyer di Serang, Pantai Carita, serta Pantai Tanjung Lesung di Pandeglang.

Tak hanya itu, Dudy juga menyoroti perlintasan sebidang serta titik rawan bencana seperti banjir dan tanah longsor. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Kementerian Perhubungan melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) di berbagai wilayah, khususnya di Provinsi Banten, akan terus berkolaborasi dan bersinergi dengan Pemprov Banten serta pihak terkait lainnya.

“Di provinsi Banten terdapat perlintasan sebidang sebanyak 157. Telah dilakukan penambahan 43 penjaga jalan perlintasan untuk peningkatan pengawasan perlintasan di Banten,” ucapnya.

Ia menambahkan, jalur arteri dari dan menuju kawasan Pelabuhan Merak yang melewati perlintasan sebidang menjadi salah satu titik padat dan diharapkan menjadi prioritas pengamanan selama masa mudik Lebaran 2026.