Punya Kebiasaan Main HP Saat BAB Bisa Tingkatkan Risiko Wasir Hingga 46 Persen!

Kebiasaan bermain hp di toilet dapat tingkatkan risiko wasir hingga 46 persen!/Foto : Ilustrasi Dok. iStock Kebiasaan bermain hp di toilet dapat tingkatkan risiko wasir hingga 46 persen!/Foto : Ilustrasi Dok. iStock

Jakarta, GPriority.co.id – Bagi anda yang suka membawa handphone dan memainkannya saat sedang BAB di toilet, harap berhati-hati. Penelitian mengungkapkan jika kebiasaan ini dapat meningkatkan risiko wasir hingga 46 persen.

Wasir sendiri merupakan pembuluh darah vena di dalam atau di sekitar rektum dan anus. Wasir dapat menyebabkan rasa sakit, gatal, dan pendarahan, meskipun biasanya akan hilang dengan sendirinya.

Penelitian di Amerika Serikat (AS) mengatakan jika penyakit wasir mempengaruhi sekitar setengah dari orang dewasa berusia di atas 50 tahun. Bahkan menyebabkan hampir 4 juta warga AS pergi ke dokter atau UGD setiap tahunnya.

Seorang dokter dan peneliti senior bernama Dr. Trisha Pasricha meminta 125 orang dewasa untuk menjalani kolonoskopi dan menjawab pertanyaan survei daring tentang gaya hidup dan kebiasaan mereka di toilet.

Hasilnya, 37 persen orang menghabiskan waktu lebih lama di toilet dan bermain HP. Peneliti pun menyarankan untuk tidak berlama-lama di toilet karena dapat meningkatkan tekanan pada jaringan anus dan rektal yang berpotensi menyebabkan pembuluh darah membengkak dan merenggang.

“Studi ini memperkuat anjuran kepada masyarakat umum untuk meninggalkan ponsel di luar kamar mandi dan berusaha untuk buang air besar hanya dalam beberapa menit,” ujarnya.

“Kalau butuh waktu lebih lama, ketahui penyebabnya. Apakah karena memang susah buang air besar, atau karena fokus teralihkan ke ponsel?,” tambahnya.

Penyebab potensial lainnya dari wasir meliputi sembelit, sering angkat beban berat, kehamilan, genetika, obesitas, hingga melemahnya pembuluh darah akibat penuaan.

Lalu, berapa lama waktu yang disarankan untuk BAB dan mencegah terjadinya wasir?

“Saya biasanya menyarankan untuk membatasi buang air besar 10-15 menit untuk mengurangi risiko wasir,” ungkap Dr. David L. Schwarzbaum, seorang ahli gastroenterologi yang berbasis di Long Island.