Resmi jadi Menpora, Titipan Dito untuk Erick: Jangan Hanya Fokus Sepak Bola

Dito Ariotedjo, Erick Thohir dan Taufik Hidayat/Foto Fifi Abdurahman Dito Ariotedjo, Erick Thohir dan Taufik Hidayat/Foto Fifi Abdurahman

Jakarta, GPriority.co.id –  Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Dito Ariotedjo meyakini masa depan olahraga Indonesia akan semakin cerah di bawah kepemimpinan Erick Thohir.

Hal itu disampaikan Dito dalam pidatonya pada acara serah terima jabatan (Sertijab) Menpora periode 2025–2029 di Kantor Kemenpora, Kamis (18/9).

Meski optimis, Dito menitipkan pesan khusus kepada Erick Thohir, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI). 

Ia berharap Erick Thohir  memberi perhatian lebih terhadap cabang olahraga lain, tidak hanya sepak bola.

“Pak Erick titipan saya, walaupun pak Erick ketum PSSI semoga olahraga lainnya diperhatikan lebih tinggi lagi. Kalau PSSI sudah markotop, jadi tinggal lolos piala dunia. Itu bukti kesuksesan pak Erick,” kata Dito.

Menanggapinya, Erick Thohir menegaskan dirinya memiliki pengalaman panjang di dunia olahraga, mulai dari basket hingga bulu tangkis, termasuk keberhasilan menyelenggarakan Asian Games. 

Maka dari itu, dia menekankan bahwa keberpihakannya pada dunia olahraga tidak perlu dipertanyakan.

“Kalau saya Alhamdulillah pernah di bawah, di tengah, naik, turun. Jadi saya rasa jangan pernah pertanyakan keberpihakan saya pada olahraga. Karena track record saya di olahraga cukup baik,” tegasnya.

Selain itu, Erick Thohir emnyatakan, bahwa kehadirannya di Kemenpora bukan untuk memimpin, melainkan untuk melayani dan mengayomi. 

“Jadi saya tadi sampaikan, saya hadir di sini tidak mau memimpin, tapi mau melayani, mengayomi. Tapi tadi kita harus semua interseksi daily, harus menyatukan diri targetnya apa. Jadi bukan target saya, target sama-sama. Bahkan saya tadi minta seluruh Menpora yang hari ini hadir,” kata Erick Thohir.

Lebih lanjut, Erick Thohir  mengaku akan mengajak para mantan Menpora untuk makan malam sambil membedah roadmap di era masing-masing. 

“Jangan setiap ganti Menpora, ganti roadmap.  Lebih baik kita bersepakat bikin roadmap bersama Indonesia tahun 2045 seperti apa. Nah, turunannya seperti apa. Jadi supaya jangan ada kebingungan pada perpindahan daripada kementerian,” pungkasnyas.

Pewarta : Fifi Abdurahman