Sajikan Produk Arem-Arem Mocaf, TP PKK Bulungan Raih Juara 1 Lomba Kudapan


GPRIORITY, BULUNGAN – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bulungan, berhasil meraih juara 1 lomba kudapan berbahan tepung mocaf di Tanjung Selor, Jumat (20/8/2021).

Lomba tersebut, diselenggarakan oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kaltara bersama TP PKK Kaltara.

Dengan sajian produk bernama arem-arem mocaf, TP PKK Bulungan meraih nilai 79,83, sekaligus mengungguli 29 produk kontestan lainnya.

Ketua TP PKK Kabupaten Bulungan, Sri Nur Handayani mengucapkan terimakasih kepada DPKP Kaltara dan TP PKK Kaltara atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Kegiatan seperti  ini sangat membangun kreativitas masyarakat dan pelaku usaha kita. Termasuk dapat meningkatkan perekonomian daerah,” ucap Sri Nur Handayani Minggu (21/8/2021).

Ide pembuatan arem-arem mocaf berasal dari salah satu anggota TP PKK Bulungan, Yuyun Bil Faqih. Kemudian pembuatannya dipercayakan kepada anggota lainnya, bernama Sri Damayanti.

Ada beberapa pertimbangan TP PKK Bulungan memilih arem-arem mocaf, sebagai sajian dalam lomba, yakni:

Pertama, kudapan ini sudah akrab di lidah masyarakat.

Kedua, komposisi produk didominasi pangan lokal. Ketiga, produk ini turut mengampanyekan konsumsi makanan beragam, bergizi, seimbang dan aman (B2SA).

“Jadi pangan lokal iya, B2SA juga iya,” terangnya.

Sri mengajak masyarakat Kabupaten Bulungan agar mau mengkonsumsi makanan dari bahan pangan lokal.

Menurutnya, variasi yang tersedia sudah mulai cukup beragam. Termasuk bisa menyesuaikan selera masyarakat.

“Kepada pelaku usaha atau UMKM, saya harap juga bisa semakin kreatif. Bisa membuat bermacam-macam resep menarik dari bahan pangan lokal. Sehingga masyarakat juga antusias untuk membeli,” tuturnya.

TP PKK Bulungan juga akan mendukung eksistensi pelaku usaha yang menghasilkan produk dari bahan pangan lokal. Termasuk mencarikan solusi dari permasalahan yang dihadapi mereka.

Salah satu pelaku usaha yang sudah dikunjungi antara lain Pesona Sambal di Satuan Pemukiman (SP) 7 Salimbatu, Amplang Zahra dan beberapa lainnya.

“Kami juga melakukan pembinaan kepada UMKM. Saya sudah turun ke lapangan, langsung ke UMKM. Supaya bisa tahu apa masalah mereka dan bagaimana solusinya,” ujarnya.

Lebih lanjut dia sampaikan, persoalan produk berbasis pangan lokal ada di tahap pemasaran dan penjualan. Sehingga, hal itu yang akan mendapat perhatian lebih dari TP PKK Bulungan.

“Kalau produksi, Alhamdulillah masing-masing UMKM sudah tahu teknik mengolahnya sendiri. Tinggal dipenjualan saja yang perlu kami bantu,” terangnya.

Ia turut menyampaikan, TP PKK Bulungan akan melakukan kegiatan serupa. Saat ini teknis pelaksanaan sudah mulai dibahas bersama.

“Kita bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Kabupaten Bulungan, akan melakukan kegiatan serupa dalam waktu dekat. Ini juga dalam rangka sosialisasi dan edukasi pangan lokal di masyarakat,” imbuhnya.(FBI)

Related posts