Pemkot Tarakan Targetkan Perbaikan Pantai Amal Rampung September 2021

GPRIORITY, TARAKAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan melakukan perbaikan pada kawasan Pantai Amal demi kenyamanan dan keindahan, utamanya warga Kaltara ketika datang berkunjung.

Hal itu dilakukan Pemkot Tarakan sebagai upaya menarik retribusi demi naiknya pendapatan asli daerah (PAD).

Langkah ini pun tengah disusun dalam sebuah regulasi masuk kawasan dan perparkiran.

Untuk sementara, pintu masuk akan melalui Pantai Amal baru. Namun setelah proses pembangunan selesai, semua akan pindah dari Pantai Amal lama.

“Target paling lama Desember mendatang. Tapi diusahakan akan dilakukan soft opening sebelum akhir tahun,” kata Wali Kota Tarakan, Khairul, Senin (23/8/2021).

Lanjut Khairul,”Insya Allah paling lama pada saat ulang tahun kota Tarakan 15 Desember mendatang. Tapi mudah-mudahan soft opening sebelum itu. Makanya kita kebut juga penyelesaiannya karena mau kita fungsikan. Paling lambat bulan sembilan sudah rampung semuanya,” tambah Khairul.

Khairul mengaku, terkait tarif tiket masuk kawasan Amal, tidak akan mahal, lantaran harga tiket sudah all in one, yakni bisa digunakan untuk menikmati beberapa wahana yang ada termasuk banana boat, pantai buatan dan lain sebagainya.

“Nggak mahal, sekali masuk itu hitungan kami tidak lebih dari Rp30 ribu. Itu nanti all in one, tapi belum sama parkirnya. Bisa sampai malam kalau masuk pagi, asalkan sanggup bayar di sini makan dan parkirnya karena akan dihitung per jam,” terangnya.

Bahkan, kata dia, pengunjung tidak hanya bisa menikmati wahana bermain maupun pemandangan saja, tetapi juga bisa mencicipi berbagai macam kuliner yang akan disajikan oleh para pedagang.

Di situ akan ada street food dan foodcourt, serta tempat ibadah.

“Penjualnya sudah didata oleh Dinas Pariwisata. Saya harapkan pedagang yang sudah eksisting bukan pedagang baru ya. Kalau sudah bagi tempat jualan biasanya tiba-tiba ada muncul nama baru. Jadi pedagang yang dari ujung ke ujung sudah kita data, untuk menentukan siapa yang akan kita masukan ke dalam,” ungkapnya.

Menurut orang nomor satu di Tarakan itu, para pedagang yang berjualan di dalam kawasan wisata Pantai Amal akan dimintai retribusi. Namun di tahun pertama akan diberikan insentif.

Jenis jualan akan dibeda-bedakan, supaya pengunjung punya banyak pilihan menu.

“Bisa juga main sky air, jetsky, banana boat, berenang di pantai buatan. Ada juga tempat pagelaran pentas budaya, konser musik, event-event dan lain sebagainya,” imbuhnya.

“Mudah-mudahan pandemi cepat berlalu, jadi bisa kita bikin acara life musik. Ada juga joging trek untuk olahraga, serta kita siapkan sepeda,” bebernya. (FBI)

Related posts