Scorpene Evolved, Kapal Selam Anyar untuk TNI AL yang Canggih

Jakarta, GPriority.co.id – Pecinta dunia militer dikejutkan oleh berita pengadaan Kapal Selam Scorpene Evolved Full LiB untuk TNI AL. Secara sah, laman Kementerian Pertahanan (Kemhan) pada Kamis (4/4) mengumumkan kontrak kerja sama pengadaan Kapal Selam produksi Naval Group, Perancis itu dilakukan di Kemhan, Jakarta pada (28/3).

Sebelumnya isu kontrak kerja sama pengadaan Scorpene Evolved Full LiB berseliweran di media sosial. Banyak military fan boy yang menduga bahwa ini sekadar April Mop. Gambaran nyata akhirnya terbuka sedikit demi sedikit setelah laman Jane’s, situs militer terpercaya juga memberitakannya. Laman Kemhan akhirnya seolah menegaskan kabar tersebut. Naval Group juga menyampaikan, pihaknya dan PT PAL Indonesia telah menandatangani kontrak dengan Kemhan untuk pembangunan dua unit kapal selam Scorpène Evolved Full LiB yang akan dibangun di Indonesia.

Indonesia memilih Naval Group dan PT PAL untuk memperkuat kemampuan TNI AL dengan dua kapal selam baterai Lithium-Ion (LiB) Scorpène Evolved yang akan dibangun di galangan kapal PT PAL, melalui transfer teknologi.Kemhan menyampaikan pengadaan dua kapal selam ini untuk memodernisasi dan menambah kekuatan TNI Angkatan Laut dalam menjaga wilayah perairan NKRI.Kontrak ini untuk dua jenis Submarines Class 1800-2800 Tonnage dengan Advanced and Improved Propulsion (AIP) Scorpene, simulator untuk training, pelatihan untuk ABK, instruktur dan operator simulator, Integrated Logistic Support, serta material untuk 3 kali misi atau selama 1 tahun.

Sebagai informasi, Scorpene mempunyai panjang 71 meter dengan kecepatan maksimum 20 knot. Persenjataan kapal selam ini meliputi torpedo Black Shark, Missile SM 39 serta dapat dipasangi torpedo F21 dan dilengkapi non akustik sensor dan sistem komunikasi.

Selain itu, kapal ini memiliki kemampuan indiscretion rate 4,5% (tidak terdeteksi oleh musuh saat beroperasi di bawah air).Teknologi Lithium Ion Battery yang diadopsi merupakan teknologi baterai yang ringan dan memiliki kepadatan energi tinggi, yang memungkinkan kapal selam dapat beroperasi dalam jangka waktu yang lebih lama tanpa perlu sering melakukan pengisian ulang.

Disamping itu, Scorpene juga mengusung Teknologi Acoustic Discretion Technology for Minimising Radiated Noise dan Planar Array, yakni jenis antena yang dapat mendeteksi dan menganalisis informasi dengan lebih akurat serta cepat.Indonesia sendiri saat ini memiliki 4 kapal selam yang terdiri dari 1 Cakra Class produksi Jerman era 80-an dan 3 Changbogo Class besutan Korsel yang tergolong anyar. Dengan dipilihnya Kapal Selam Scorpene Evolved Full LiB, Indonesia menjadi negara kelima setelah Malaysia, Brazil, India dan Chili yang menggunakan Kapal Selam Scorpene. Namun Scorpene milik Indonesia adalah versi teranyar yang telah mengalami peningkatan kemampuan.

Foto: Kemhan