Serah Terima Aset BMN Bidang Perumahan Senilai Rp 1,1 Triliun Oleh Kementerian PUPR Kepada pemda, Universitas dan Pesantren

Jakarta,Gpriority-Bertempat di Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR),Jakarta Selatan, Rabu (20/2), Direktorat Jenderal Penyediaan Perumahan KemenPUPR kembali melakukan serah terima aset Barang Milik Negara (BMN) senilai Rp 1,1 Triliun. Aset BMN yang dimaksud berupa Rumah Susun (Rusun). Rumah Khusus (Rusus) dan Prasarana, Sarana dan Utilitas (PSU).

Acara sendiri dihadiri oleh Kepala Daerah, perwakilan Kementerian/Lembaga, Pimpinan Yayasan Pondok Pesantren dan Pimpinan Universitas. Mereka hadir untuk melaksanakan penandatanganan Perjanjian Naskah Hibah atau Berita Acara Serah Terima Barang Milik Negara dengan Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid.

Khalawi Abdul Hamid dalam sambutannya mengatakan apa urgensinya rusun untuk santri dan mahasiswa. Dijelaskan oleh beliau, untuk pembentukan karakter bangsa yang dimulai dengan hunian yang sangat layak bagi mahasiswa dan santri.

Khalawi juga mengatakan, dalam rangka percepatan pembangunan rumah yang sudah dituangkan di Pemerintah Pusat tolong diimplementasikan di daerahnya. Agar perijinan lebih cepat.

Terkait program satu juta rumah yakni Program untuk menggerakkan stakeholder dalam penyelenggaraannya untuk mengatasi masalah kepemilikian penghuni. khalawi  mengatakan, alhamdulillah di tahun 2018 sudah melampui satu juta. ” Ke depan kami sudah menyusun konsep berbasis komunitas. Sehingga masalah perumahan bisa terselesaikan,” ucap khalawi. 

Dalam sambutannya, Dadang Rukmana selaku ketua panitia dan Sekretaris Direktorat Jenderat Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR menyatakan, Aset Barang Milik Negara yang diserahterimakan antara lain : 100 tower Aset Rumah Susun atau berjumlah 1.138 unit yang memiliki nilai Rp. 436.135.612.565 yang tersebar di 100 lokasi yang terdiri dari 89 kabupaten dan 11 kota. 3726 unit aset rumah khusus senilai Rp. 583.327.210.299 yang tersebar di 85 lokasi pada 51 Kabupaten dan 6 kota. Serta PSU sebanyak 13.072 unit yang bernilai Rp. 74.675 497.125 yang tersebar di 118 lokasi pada 32 kabupaten dan kota.

Dadang berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik (Hs.Foto:Hs)

Related posts

Leave a Comment