Jakarta, GPriority.co.id – Pecinta musik pasti sudah tak asing dengan film ‘School of Rock’.
Film yang dibintangi oleh Jack Black dan rilis pada 2003 silam tersebut, menceritakan kisah gitaris rock bernama Dewey Finn.
Usai dikeluarkan dari band-nya, Dewey pun menyamar sebagai seorang guru pengganti untuk menyambung hidup dan membayar utang sewa tempat tinggalnya.
Merasa murid-muridnya memiliki bakat musik, Dewey kemudian membentuk sekelompok siswa kelas 5, dan mengikutsertakan mereka ke dalam lomba ‘Battle of the Bands’.
Film ini menjadi booming, bahkan diadaptasi ke panggung Broadway pada Desember 2015 lalu.

Usai menonton film ‘School of Rock’, banyak penonton yang berandai-andai jika pelajaran musik seperti di film tersebut dengan guru seperti Dewey Finn, ada di dunia nyata.
Namun saat ini hal tersebut benar-benar terjadi di dunia nyata. Universitas di Belanda bernama Summa College, untuk pertama kalinya di dunia membuka program kuliah musik metal.
Summa College yang berlokasi Eindhoven, Belanda, tengah naik daun dengan “The Metal Factory,” program musik pertama yang berfokus pada musik metal di dunia.
Fakultas yang unik ini memungkinkan para mahasiswa untuk mendalami pelatihan khusus musik metal untuk bernyanyi, bermain gitar, bermain bass, bermain drum, dan bermain keyboard.
Uniknya, terdapat juga kursus menyanyi selama tiga tahun. Program ini juga mengajarkan seni “growling”.
Jika anda belum mengetahuinya, growling merupakan teknik vokal atau musik yang menghasilkan suara geraman atau menggerutu.
Persiapkan Lulusan Untuk Jadi Artis Independen

Dilansir dari situs web The Metal Factory, program ini mempersiapkan para mahasiswa untuk menjadi artis independen atau pengusaha di industri musik.
Para lulusan dapat terus menulis, memproduksi, atau bahkan mengajar musik.
Hebatnya beberapa lulusan bahkan telah melanjutkan ke sekolah-sekolah papan atas seperti Konservatorium Amsterdam.
Summa College dikabarkan akan menyelenggarakan hari terbuka di Dynamo Eindhoven, pada tanggal 26 Januari mendatang.
Tujuannya, tentu saja untuk menggaet lebih banyak calon mahasiswa untuk berminat berkuliah musik rock di Universitas tersebut.
Foto : Ilustrasi/Variety
