Penulis: Aflaha Rizal Bahtiar | Edisi: Dimas A Putra | Foto: Unsplash.com/@masjidmaba
Jakarta, GPriority.co.id— Dalam Islam telah digambarkan mengenai orang beriman dan orang munafik. Sebagaimana yang diketahui, orang beriman adalah seseorang yang takut dengan Allah SWT dan senantiasa menjalankan ibadahnya secara terus-menerus.
Sedangkan orang munafik, akan selalu ingkar terhadap Allah SWT dan selalu berbuat jahat kepada manusia. Jika tidak tobat, maka ganjaran besar akan menimpa para orang-orang munafik.
Tanda orang munafik telah dijelaskan dalam Al-Qur’an, yakni surah Al-Baqarah ayat 8, yang dilansir dari Islam.nu.or.id:
“(Al-Baqarah ) Ayat 8 ini turun mengenai kaum munafik, yaitu Abdullah bin Ubay bin Salul, Mu’attib bin Qusyair, Jadd bin Qais, berikut para pengikutnya yang menyatakan secara lisan memeluk Islam bersama Nabi dan para sahabatnya. Tetapi mereka meyakini sebaliknya. Mayoritas mereka berasal dari kalangan Yahudi Madinah,” (Al-Husain bin Mas’ud Al-Baghawy, Ma’alimut Tanzil, [Riyadl, Darut Thayyibah: 1409 H], juz I, halaman 65).
Selain tu, Rasulullah SAW juga bersabda:
“Rasulullah SAW bersabda, ‘Iman itu pengenalan dengan hati, pelafalan secara lisan, dan pengamalan dengan anggota badan,’” (HR Ibnu Majah).
Banyak kaum Yahudi Madinah memilih sikap munafik untuk menyelamatkan diri serta menyelamatkan aset-aset material mereka. Dan mereka juga memilih menjadi munafik sambil menunggu siapa yang menang antara pasukan Muhammad dan pasukan Quraisy hanya untuk kepentingan materi semata.
“Rasulullah saw ditanya tentang tanda orang beriman dan orang munafik. Rasulullah menjawab, ‘Orang beriman selalu bimbang pada sembahyang, puasa, dan ibadah. Sedangkan orang munafik bimbang pada makanan dan minuman seperti binatang ternak,’” (Imam Al-Ghazali, Ihya Ulumiddin, [Beirut, Darul Fikr: 2018 M/1439-1440 H], juz III, halaman 75).
Hatiim Al-Asham juga telah mengungkapkan sifat-sifat orang beriman dan orang munafik. Orang yang beriman lebih sibuk tafakur, beribadah, serta mengambil pelajaran.
Sedangkan orang munafik sibuk dengan ketamakan dan angan-angan. Pada saat putus asa, orang beriman akan putus asa dari semua orang kecuali Allah SWT. Sementara orang munafik akan berharap kepada manusia.
Demikian tanda orang beriman dan orang munafik. Semoga kita dijauhkan dari sifat munafik ya.
