Jakarta,GPriority.co.id – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menargetkan pembangunan 100 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) rampung pada Desember tahun 2025.
Ditjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Ilham mengatakan, pembangunan KNMP terbagi menjadi dua tahap.
“Di pertama ini tahun 2025, Kampung Nelayan Merah Putih yang akan dibangun itu sebanyak 100. Tahap pertama kita sudah mulai melakukan di 65 lokasi. Tahap kedua, berjumlah 35 KNMP, sehingga berjumlah 100 di tahun 2025,” kata Ilham dalam Diskusi Interaktif bertajuk “Program Makanan Bergizi Gratis (MBG); Harapan Masyarakat Kepulauan dan Pesisir?” di Jakarta Pusat, Selasa (21/10).
Ia menambahkan, program pembangunan KNMP akan berlangsung dari 2025 hingga 2028, dan pada 2026 pemerintah menargetkan pembangunan 1.000 KNMP di berbagai daerah.
“Ini baru terjadi di priodik ini. Jadi pemerintah melihat bahwa kampung nelayan itu stereotipnya adalah kampung yang kumuh, susah infrastruktur, jalan-jalannya masih tidak bagus, sampah berserahkan di mana-mana. Makanya akan dibangun,” tuturnya.
Dalam program KNMP, akan disediakan berbagai fasilitas pendukung seperti cold storage dan pabrik es untuk menjaga kualitas hasil laut.
“Kita tahu sifat ikan itu, cepat mengalam kebusukan. Tapi dengan program ini akan dibangun cold storage dan juga pabrik es, sehingga kita bisa menjamin kesegaran dan keamanan ikan yang di konsumsi,” katanya.
Menurutnya, keberadaan KNMP juga akan mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) karena menjadi sumber pasokan ikan bermutu tinggi.
“Bayangkan kalau seribu kampung nelayan merah putih putih bangun, menjadi sentra untuk program MBG juga, ini akan saling bersinergi. Saling bersinergi akan menciptakan, pertama tadi mutu ikan yang terjamin, yang kedua tentu dengan anak-anak kita mengkonsumsi ikan, maka otomatis dengan kandungan omeganya itu akan memancing si anak, menstimulus si anak untuk menjadi cerdas,” pungkasnya.
Berikut Lokasi 65 Kampung Nelayan Merah Putih Tahap I:
- Aceh: Lhok Pawoh, Lancok, Kuala Raja, Birem Puntong
- Bali: Seraya Timur
- Banten: Cikuhutwan
- Bengkulu: Merpas, Penago
- DI Yogyakarta: Poncowar
- Gorontalo: Leato Selatan
- Jawa Barat: Wanasari, Gebang Mekar, Karanganyar, Karangjaladri, Ciwaru
- Jawa Tengah: Kertojayan, Jatimalang, Bumiharjo, Karangtduwur, Banyutowo
- Jawa Timur: Lteeng, Pujiharjo, Dapenda, Bulumeduro
- Kalimantan Barat: Ujung Said, Sungai Nyiirih
- Kalimantan Tengah: Tanjung Putri
- Kepulauan Riau: Sembulang, Sekanak Raya, Kasu
- Lampung: Ketapang, Bandar Agung, Sukorahayu, Margasari
- Maluku: Weighiang, Labetawi
- Maluku Utara: Wasileo, Supu, Sangowo Timur
- Nusa Tenggara Barat: Bilelando, Ekas Buana, Pulau Bungin
- Nusa Tenggara Timur: Adang, Mudakputtu, Sulamu, Warloko Pesisir
- Papua Barat Daya: Warmasen
- Papua Selatan: Samkai
- Sulawesi Barat: Sumare, Babara
- Sulawesi Selatan: Aeng Batu Batu, Anjuke, Bentengge, Balangloe Tarowang, Untia, Tongke-Tongke
- Sulawesi Tengah: Banagan
- Sulawesi Tenggara: Terapung, Gerak Makmur, Malalanda, Anaiwoi, Sorue Jaya
- Sumatera Barat: Padang Sarai, Kataping
- Sumatera Selatan: Sungsang IV
