Terima Penghargaan Kemendikbud, Pemprov Kaltara Wujudkan Pendidikan Vokasi Naik Kelas

Penulis : Dimas | Editor : Lina F | Foto : PPID Kaltara

Yogyakarta,GPriority.co.id-Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara berhasil meraih penghargaan dalam subkategori di bidang transformasi pendidikan vokasi oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan beberapa waktu lalu.

Penyerahan penghargaan tersebut diberikan pada puncak Anugerah Merdeka Belajar di Gedung Trimurti, kompleks Ramayana Ballet, Prambanan, Sleman, Yogyakarta pada, Senin (29/5).

“Terima kasih dan apresiasi dari saya secara pribadi dan Pemprov Kaltara untuk semua unsur yang bergerak terhadap pendidikan vokasi di wilayah Kaltara, sehingga membuat pendidikan vokasi kita “naik kelas”,” ujar Gubernur Kaltara Drs H Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum ditemui usai acara, dikutip GPriority, Rabu (31/5).

Gubernur Zainal mengungkapkan dalam melakukan percepatan kualitas pendidikan vokasi, Pemprov Kaltara telah melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan menjalin kerja sama dan sinergi antara SMK dengan dunia usaha dan industri.

Bahkan, Pemprov Kaltara juga membentuk Tim Koordinasi Vokasi Daerah yang beranggotakan unsur pemerintah daerah, Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), perguruan tinggi vokasi, dan dunia usaha, termasuk kalangan dunia industri pengelola Kawasan Industri (KIPI).

“Jadi kita bergerak bersama. Mulai dari perencanaan sampai dengan kurikulumnya kita susun bersama. Dengan demikian, lulusan SMK memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha dan industri,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Zainal juga menuturkan bahwa siswa agar fokus pada 3 (tiga) asah kompetensi.

Pertama keahlian, dibuktikan dengan sertifikasi profesi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Kedua membekali diri dengan literiasi bahasa asing, dan ketiga menguasai IT atau Informasi dan Teknologi berbasis digital.

“Saya berpesan belajar dengan baik, pendidikan vokasi salah satunya melalui SMK, diharapkan bisa menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya di Provinsi Kalimantan Utara,” tandas Zainal.