Terungkap! Ini Penyebab Gelar Pangeran Andrew Dicabut, Terlibat Skandal?

Terungkap! Ini Penyebab Gelar Pangeran Andrew Dicabut, Terlibat Skandal?/Foto : Dok. CBC Terungkap! Ini Penyebab Gelar Pangeran Andrew Dicabut, Terlibat Skandal?/Foto : Dok. CBC

Inggris, GPriority.co.id – Raja Charles III secara resmi mencabut gelar Pangeran Andrew pada Kamis (30/10) lalu. Ia dinyatakan tak lagi mendapat hak istimewa dari kerajaan Inggris.

Selain berubah menjadi Andrew Mountbatten Windsor, Pangeran Andrew juga harus meninggalkan Royal Lodge dan pindah ke properti pribadi di kawasan Sandringham.

Dilansir dari WIO News, gelar Pangeran Andrew dicabut usai  Istana Buckingham menemukan dirinya memiliki hubungan dengan pelaku kejahatan seksual anak, Jeffrey Epstein.

Relasi Andrew sebenarnya telah menjadi kontroversial di awal tahun 2000-an, terutama hubungannya dengan rezim otoriter seperti Libya di bawah kepemimpinan Muammar Gaddafi. Namun persahabatannya dengan mendiang pelaku kejahatan seksual Jeffrey Epstein, menjadi yang paling fatal.

Andrew dan Epstein diketahui bertemu sekitar tahun 1999 saat dikenalkan oleh Ghislaine Maxwell, seorang sosialita London sekaligus kekasih Epstein saat itu. Laporan menyebut, Andrew mengunjungi properti Epstein di New York, Palm Beach, dan Karibia.

Hubungan keduanya kemudian berlanjut bahkan usai Epstein dihukum karena pelanggaran seksual pada tahun 2008. Pada tahun 2006, Andrew menerima kehadiran Epstein dan Maxwell di Kastil Windsor. Andrew juga sempat menginap di rumah Epstein di daerah Manhattan pada tahun 2010, dan kabarnya saat itu keduanya telah mengakhiri persahabatan mereka.

Kendati demikian, dari berbagai email yang ditemukan, mengungkapkan jika keduanya masih berhubungan. Bahkan Epstein juga memberi £15.000 untuk melunasi utang Sarah Ferguson, mantan istri Andrew.

Pada tahun 2014, Virginia Giuffre, salah satu korban perdagangan seks Epstein secara terbuka menuduh Andrew melakukan pelecehan seksual terhadapnya. Penyiksaan berlangsung setelah ia diperdagangkan pada saat usia 17 tahun dan terjadi di London, New York, serta pulau pribadi Epstein di Kepulauan Virgin.

Sebuah foto beredar memperlihatkan saat Andrew sedang merangkul pinggang Giuffre dan Maxwell tersenyum di samping mereka. Namun dalam sebuah pernyataan publik, salah satunya saat ia diwawancarai BBC pada tahun 2019, Andrew membantah semua tuduhan Giuffre. Dalam beberapa hari, Andrew pun mengundurkan diri dari tugas publiknya.

Namun Giuffre tak lantas menyerah. Untuk mendapatkan keadilan, dirinya menggugat Andrew pada tahun 2021 atas tuduhan penyerangan seksual. Akhirnya pada Februari 2022 Andrew pun dilaporkan membayar ganti rugi sebesar  Â£12 juta, meski ia tetap tak mengakui kesalahannya. Setelah itu, Mendiang Ratu Elizabeth pun mencabut jabatan militer, patronase kerajaan, serta penggunaan gelar “Yang Mulia” darinya.

Puncaknya pada awal tahun 2025, otoritas AS (Amerika Serikat) merilis berkas-berkas baru kasus Epstein. Di dalam email-nya, terungkap jika Andrew mendesak untuk tetap berhubungan dengan Epstein dan berjanji untuk bermain kembali dengannya. Publik pun marah, hingga muncul berbagai tuduhan pelanggaran baru.

Pada 17 Oktober lalu, Andrew akhirnya melepas gelar adipatinya. Ia pun mendapat tekanan politik dan publik yang semakin besar. Guna melindungi integritas monarki, Raja Charles III pun secara resmi mencabut gelar “Pangeran” dan gelar HRH Andrew melalui surat perintah kerajaan. Andrew pun diminta untuk segera mengosongkan kediaman kerajaannya.