Tingkatkan Pendistribusian Stok, Rajawali Nusindo Jaga Pasokan Minyak Goreng

Jakarta, GPriority.co.id– Sebagai upaya mendukung ketersediaan dan stabilisasi harga minyak goreng selama Hari Besar Keagamaan Nasional Ramadan dan Idulfitri, PT Rajawali Nusindo anak perusahaan Holding BUMN Pangan ID FOOD mendorong peningkatan distribusi minyak goreng sesuai Harga Eceran tertinggi. Adapun langkah tersebut dilakukan melalui operasi pasar pangan murah di sejumlah lokasi.

Sekretaris Korporasi Rajawali Nusindo Sofyan Effendi  mengatakan dalam operasi pasar tersebut Rajawali Nusindo menjual minyak goreng Rp 14.500 per liter kepada pengecer. Adapun upaya Nusindo mendorong pendistribusian minyak goreng dengan harga sesuai HET bertujuan untuk menjaga stabilisasi harga komoditas tersebut tingkat konsumen. 

“Sesuai arahan Presiden, semuanya tidak ada yang melebihi HET. Kami berharap Masyarakat bisa dengan mudah memperoleh minyak goreng yang berkualitas dengan harga terjangkau,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (17/3).

Sofyan mengatakan, saat ini masih ada beberapa pedagang sejumlah pasar atau toko yang menjual minyak goreng melebihi Harga Eceran tertinggi.

“Karena itu, operasi pasar dilakukan supaya harga kebutuhan pokok bisa sesuai dengan HET saat Ramadan dan mendekati Hari Raya Idulfitri,” ucapnya.

Lebih lanjut Sofyan menjelaskan, selama Ramadan hingga Idulfitri Rajawali Nusindo akan melaksanakan operasi pasar minyak goreng di beberapa provinsi yang meliputi, Banten, DKI, Jawa Barat, Jawa tengah, Jawa Timur dan NTT. Saat ini telah disalurkan sebanyak 751.560 liter minyak goreng. Rincian sebaran operasi pasar minyak goreng meliputi Banten sebanyak 8.400 liter, Daerah Khusus Jakarta sebanyak 45.600 liter, Jawa Barat sebanyak 68.400 liter, Jawa tengah sebanyak 228.000 liter, Jawa timur sebanyak 305.880 liter, dan NTT sebanyak 19.680 liter.

Rajawali Nusindo juga melaksanakan kegiatan serupa di Wilayah Indonesia Timur dengan melakukan penjualan minyak goreng secara langsung ke masyarakat mulai minggu kedua bulan Maret. Ia mengatakan, dalam kesempatan tersebut disalurkan sebanyak 144.900 liter minyak goreng ke sejumlah lokasi, meliputi Denpasar sebanyak 20.580 liter, Mataram sebanyak 62.580 liter, Sorong sebanyak 20.580 liter, Jayapura sebanyak 20.580 liter dan Ambon sebanyak 20.580 liter 

“Stok komoditas minyak goreng yang disiapkan pada operasi pasar adalah brand Minyakita. Holding Pangan sendiri mendapatkan kuota distribusi sebesar 70.000 ton yang akan dioptimalkan untuk memenuhi kebutuhan HBKN Ramadan dan lebaran sebesar 20.000 ton,” jelasnya.

Adapun pelaksanaan operasi pasar tersebut dilakukan melalui kolaborasi bersama, Kementerian Pertanian, PT Pos Indonesia dan PT Pupuk Indonesia dengan harga jual 14.700 per liter konsumen akhir, jauh di bawah Harga Eceran tertinggi Rp 15.700 per liter. 

“Kegiatan ini dimulai dari tanggal 24 Februari 2025 sampai dengan 29 Maret 2025,” sebutnya.

Sementara itu pada 10 dan 11 Maret 2025, Tim Monitoring Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar telah melakukan pemantauan dan pengukuran di lapangan terhadap takaran minyak goreng, Minyakita. Pengukuran ini dilakukan di distributor, diantaranya di Rajawali Nusindo dan hasilnya sudah sesuai takaran. 

Berdasarkan hasil pengukuran yang langsung dilakukan di lokasi, hasilnya kemasan satu liter Minyakita yang didistribusikan isiannya sudah sesuai dengan yang tercantum kemasan.

Foto: Dok. Rajawali Nusindo