Tjahjo Kumalo Apresiasi Indeks Kota Toleran

Jakarta, Gpriority- acara Indeks Kota Toleran yang digagas Setara Institute pada Jum’at siang (7/12) di Hotel Ashley mendapat apresiasi dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Menurut Tjahjo Kumolo, “ Ini sesuatu hal yang menarik bahwa mengingatkan kepada kita Indonesia adalah negara yang majemuk, kita merdeka karena adanya berbagai agama, suku, golongan, bahasa, etnis, budaya menjadi satu Bhinneka Tunggal Ika”.

Tjahjo Kumolo juga sangat mengapresiasi Setara Institute yang sudah berkomunikasi dengan Kemendagri 3 Tahun yang lalu punya ide dan gagasan ini, sehingga ini menambah wawasan bagi semua termasuk para kepala daerah yang terpilih. “Menjadi kepala daerah itu bukan karena suku apa, agama apa, golongan apa, tetapi karena dipilih oleh masyarakat di daerah itu yang beragam” ungkap Tjahjo.

Mendagri Tjahjo juga menegaskan bahwa terpilihnya kepala daerah dilihat karena dari sisi prestasi, dedikasi, loyalitas dan kesetaraan bangsa, “ Bagi saya penting sekali karena tantangan bangsa semakin komplek dengan segala dinamikanya. Akan melahirkan pemimpin di semua lini apapun masyarakat Indonesia yang Berpancasila saling menghargai satu sama lainnya”, tegasnya.

Mendagri Tjahjo Kumalo juga mengatakan ada empat tantangan yang dihadapi Indo esia , pertama radikalisme dan terorisme.

Tantangan yang kedua adalah masalah narkoba,ketiga korupsi. Dan yang keempat adalah ketimpangan sosial. Tantangan inilah yang harus dihadapi bersama sehingga tercipta stabilitas nasional.

Terkait dengan daerah perbatasan, Tjahjo mengatakan sudah ada 187 kecamatan di perbatasan yang jalan darat, laut dan udara sudah terhubung. “Sehingga tahun depan tinggal memperbaiki sektor sumberdaya manusianya,” ucap Tjaho.

Di kalimat penutup, Tjahjo mengucapkan terima kasih kepada setara institute yang telah membuat acara ini. Tjahjo berharap tahun depan acara ini bisa tetap hadir dan menjadi inspirasi kepala daerah lainnya untuk menerapkan toleransi di daerahnya.(Hs.Foto:Hs)

Related posts

Leave a Comment