Tren Perkembangan Industri Property di Masa Pandemi, Temukan Jawabannya di Pameran Property Hibrida Pertama yang Menggabungkan Event Online dan Offline

Jakarta,Gpriority-Usai melakukan rapat internal, Bank Indonesia memutuskan untuk menurunkan suku bunga sebesar 4 persen untuk semua sektor termasuk property. Keputusan BI ini berdampak positif, karena masyarakat kembali mendapat kesempatan membeli rumah dengan suku bunga yang lebih rendah.

Paulus Totok Lusida selaku Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia (REI) menjelaskan bagaimana tren perkembangan industri property di masa pandemi, “Di tengah kondisi sektor property yang sedang terpuruk karena wabah corona, ternyata antusiasme masyarakat untuk memiliki rumah masih tinggi terutama untuk rumah kelas menengah dan kelas rumah subsidi, baik di ibukota maupun di daerah. Memang apabila dibandingkan dengan sebelum pandemi tentunya masih jauh, tetapi memasuki Q3 ini ada harapan membaik, terlebih setelah BI melakukan penurunan suku bunga.”

Berangkat dari hal tersebut, pada tanggal 2-4 Oktober 2020 Dyandra Promosindo bekerjasama dengan Real Estate Indonesia (REI) dan rumah.com akan menyelenggarakan pameran Property Weekend Fiesta (PWF). PWF yang akan digelar di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, merupakan pameran properti hibrida pertama yang menggabungkan event online dan offline dengan berkonsep festival dan terintegrasi dengan event Dyandra lainnya sehingga diharapkan dapat memperluas jangkauan akses kepada calon konsumen potensial.

Pameran properti ini akan berkolaborasi antara pemerintah sebagai pembuat kebijakan, asosiasi sebagai wadah para pelaku usaha, dan Badan Usaha Milik Daerah sebagai instrumen untuk menstimulasi pergerakan perekonomian. PWF menargetkan akan diikuti 150 developer ternama di Indonesia dan menyajikan lebih dari 1.000 properti yang tersebar di seluruh Indonesia. Selama berlangsungnya pameran PWF 2020, pihak penyelenggara akan tetap menjalankan protokol kesehatan yang dianjurkan pemerintah mulai dari pengecekan suhu sebelum masuk ke area pameran, physical distancing, cashless payment, dan lain-lain.

“Kami menghadirkan pameran ini untuk membantu masyarakat menemukan rumah idamannya. Dengan berbagai promo menarik, pameran ini akan menghadirkan ratusan developer yang menampilkan proyek-proyek terbaik mereka. Selain itu agar pameran berjalan dengan aman dan nyaman, kami akan tetap mengutamakan faktor keamanan, kenyamanan dan kesehatan selama pameran diselenggarakan sesuai dengan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan,” tutur Michael Bayu A. Sumarijanto selaku Direktur Dyandra Promosindo saat menjadi pembicara di Dyandra Talks: Property Weekend Fiesta (PWF) yang digelar pada Selasa (28/7/2020).

Lebih lanjut dikatakan Bayu, “Konsep hibrida pada pameran PWF ini salah satunya melalui program virtual booth yang ditawarkan kepada exhibitor untuk pameran PWF online expo. Jadi, parallel PWF akan ada offline dan online event pada waktu yang bersamaan. Online exponya berlangsung selama 2 minggu, yaitu tanggal 28 September – 11 Oktober 2020. Di acara ini pengunjung juga dapat berinteraksi dengan para developer untuk mendapatkan property terbaiknya dengan promo yang berlangsung hanya selama PWF berlangsung. Selain itu, pameran offline yang akan berlangsung selama 3 hari juga akan live stream di website PWF.”

Ikang Fawzi selaku Wakil Ketua DPP REI menambahkan, “Adanya koreksi terhadap harga property, pemberian diskon dari pengembang dan tawaran paket pembiayaan yang menarik dari perbankan merupakan pilihan yang cukup menarik bagi masyarakat yang memang membutuhkan hunian untuk membeli rumah pada waktu dekat ini. Adanya penurunan suku bunga juga harus dimanfaatkan dengan baik tanpa menghilangkan unsur perhitungan cermat dan hemat di kala pandemi.”

Ikang berharap, penyelenggaraan PWF dapat menjadi perantara antara masyarakat dengan developer untuk mencari property idaman. “ Tren properti yang tidak pernah surut tiap tahunnya masih menarik perhatian masyarakat untuk menjadikannya sebagai instrumen investasi jangka panjang. PWF juga diharapkan dapat menggiatkan kembali perekonomian domestik, khususnya di sektor properti,” tutup Ikang.#(Haris.Foto:Dok.Dyandra)

Related posts