Jakarta, GPriority.co.id – Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, Khoirudin, mendorong Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung untuk menerapkan skema Work From Anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) maupun non-ASN dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah/2026.
Menurut Khoirudin, kebijakan WFA dapat membantu mengurangi kepadatan arus mudik Lebaran. Dengan skema tersebut, total libur panjang Idulfitri diperkirakan mencapai 13 hari.
“Tujuannya, mengurangi kepadatan arus mudik. Sekaligus memberi kesempatan kepada masyarakat menikmati momentum Lebaran bersama keluarga,” kata Khoirudin, Kamis (26/2).
Ia menambahkan, kebijakan itu merujuk pada Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 2 Tahun 2026 yang diperkuat dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri.
Pemerintah juga mengimbau perusahaan swasta untuk turut menerapkan kebijakan kerja fleksibel tersebut. Bahkan, Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, meminta kepala daerah mendorong perusahaan di wilayah masing-masing agar memberikan kesempatan kepada pekerja menjalankan WFA pada tanggal yang telah ditentukan.
Senada dengan itu, Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Gerindra, Inggard Joshua, menilai pengaturan WFA penting agar masyarakat dapat memulai perjalanan mudik lebih awal tanpa harus menunggu cuti bersama resmi dimulai.
Jika dihitung sejak akhir pekan sebelum masa WFA, masyarakat dapat menikmati libur panjang mulai Minggu, 15 Maret hingga Selasa, 24 Maret 2026.
“Sehingga, mereka dapat menikmati libur Lebaran selama 13 hari. Dengan jadwal seperti itu, pekerja punya waktu lebih fleksibel untuk mudik Lebaran hingga tak perlu buru-buru kembali ke kota,” pungkas Inggard.
