Jakarta, GPriority.co.id – Suku Tau Taa Wana asal Morowali Utara (Morut) jadi sorotan usai ramai-ramai memeluk agama Islam dengan melafalkan kalimat Syahadad.
Dilansir unggahan Instagram @dondy.tan pada Sabtu (27/12), aksi Syahadat massal ini dilakukan sekitar 200 orang Suku Tau Taa Wana.
Dalam video itu, Dondy terlihat memimpin langsung prosesi syahadat dengan membimbing peserta mengikuti lafaz dalam bahasa Arab.
āKita mulai kata dalam bahasa Arab bapak2 adik2 mengikuti setiap kata-kata yang saya ucapkan,ā ujar Dondy dalam video tersebut.
Ia kemudian melafalkan dua kalimat syahadat yang diikuti serentak oleh peserta. āAshadu Ala Ilaha Illahauhu, wa ashadu ana muhamadan rusulullah, saya bersaksi, tiada tuhan selain Allah, Saya bersaksi nabi Muhammad rosullulah,ā ucapnya, yang kemudian diikuti oleh ratusan warga.
Asal-usul Suku Tau Taa Wana
Dilansir sejumlah sumber, Suku Tau Taa Wana yang kerap juga disebut Suku Wana merupakan kelompok masyarakat adat yang mendiami kawasan pedalaman Sulawesi Tengah bagian timur.
Persebaran mereka meliputi wilayah pedalaman Kabupaten Poso, Morowali Utara, Morowali, serta sebagian wilayah pedalaman Kabupaten Luwuk.
Sebutan Tau Taa Wana oleh masyarakat luar dimaknai sebagai āorang yang tinggal di kawasan hutanā. Namun, dalam penyebutan internal, komunitas ini lebih sering menyebut dirinya sebagai Tau Taa atau orang Taa.
Penamaan ini berkaitan erat dengan bahasa yang mereka gunakan, yakni bahasa Taa. Selain itu, dalam bahasa mereka tidak dikenal istilah wana.
Dalam pola permukiman, Suku Tau Taa Wana cenderung memilih hidup terpisah dari masyarakat mayoritas. Mereka menetap di kawasan pedalaman hutan dengan membangun permukiman tradisional yang disebut lipu.
Nama kelompok masyarakat yang tinggal dalam satu lipu biasanya disesuaikan dengan wilayah tempat permukiman tersebut berada. Beberapa di antaranya dikenal dengan sebutan To Posangke, To Oewaju, To Kajupoli, To Bulang, To Kajumarangke, To Untunue, dan To Langada.
