Wakil Ketua DPRD Morowali Hadiri Rakor Lintas Sektor, Bahas RDTR Kawasan Lafeu

Jakarta, GPriority.co.id – Wakil Ketua DPRD Morowali Ihwan Mohammad Thaiyeb menghadiri Rapar Koordinasi (Rakor) Lintas Sektor, Kementerian ATR/BPN bersama Kementerian/Lembaga di Kantor Direktor Jenderal Tata Ruang, Jakarta pada Rabu (26/6). Rakor tersebut membahas Rencana Tata Ruang Kawasan Lafeu dan Sekitarnya yang berada di Kecamatan Bungku Pesisir, Morowali.

Selain Wakil Ketua Ihwan, Wakil Bupati Morowali Iriane Iliyas, Sekda Morowali Yusman Mahbub serta OPD terkait turut hadir dalam rakor tersebut.

Dalam paparannya, Wabup Iriane menjelaskan RDTR Kawasan Lafeu memiliki potensi investasi sehingga diperlukan pembahasan yang tepat. Apalagi, kawasan itu memiliki area yang cukup luas yakni 4.484,89 hektar dan tersebar di 7 desa.

“Tujuan dari RDTR ini kan untuk menjadi kawasan salah satunya investasi,” kata Iriane.

Iriane merinci, ketujuh desa yang masuk kedalam Kecamatan Bungku Pesisir antara lain, Desa Lafeu itu dan sekitarnya ada desa Tangofa, desa One Ete, desa Tanda Oleo, Desa Lafeu, Desa Torete, Buleleng, dan Laroenai.

Iriane mengatakan, rencananya kawasan Lafeu menjadi sasaran baru pertambangan nikel. Selain itu, kawasan ini bakal dibangun jalan tol untuk mendukung mobilitas kawasan industri. “Mudah-mudahan Lafeu itu akan ada nanti jalan tol,” tuturnya.

Sementara itu, Dirjen Tata Ruang, menyatakan dukungannya terhadap percepatan RDTR Kawasan Lafeu. “Ini menjadi tata ruang yang betul-betul dapat mendorong kualitas yang lebih baik, sehingga ini nanti akan juga untuk mendorong kegiatan administrasi dan kegiatan kapasitas,” kata Suyus.

Selain RDTR kawasan Lafeu, turut dibahas RDTR kawasan perkotaan Sekitar KEK dan KI Batu Licin dan RDTR Kawasan Perkotaan Angsana serta RDTR Kawasan Perkotaan Tolitoli.

Foto: GPriority/Rizki Dimuharam