Waspada! Makanan Ini Jadi Pemicu Terbesar Kanker Usus Besar Pada Wanita

Ilustrasi sakit perut. Foto : Freepik Ilustrasi sakit perut. Foto : Freepik

Amerika Serikat, GPriority.co.id – Kanker kolorektal atau kanker usus besar menjadi penyakit yang lebih banyak menyerang orang dewasa.

Laporan NY Post menyebut, kasus kanker kolorektal terjadi pada orang di bawah usia 55 tahun dan terus meningkat sejak tahun 90-an.

Menurut sebuah penelitian, ada jenis makanan yang menjadi pemicu terbesar kanker usus besar pada wanita. Penelitian tersebut dilakukan oleh ilmuwan Harvard dengan melibatkan 29.105 perawat bebas kanker pada tahun 1991 hingga 2015.

Peneliti mengamati lebih dekat pola makan mereka melalui kuisioner yang diberikan setiap empat tahun sekali. Mengejutkannya, para peneliti menemukan bahwa wanita yang mengonsumsi makanan ultra-olahan atau makanan cepat saji, memiliki risiko 45 persen lebih tinggi terkena kanker usus besar.

Molmenti, salah satu peneliti mengatakan jika makanan ultra-olahan memiliki nilai gizi yang lebih rendah dan seringkali mengandung zat tambahan mulai dari perasa buatan hingga pewarna makanan sintetis.

“Zat tersebut meningkatkan masa simpan suatu produk. Tetapi tentu saja menurunkan kemampuan seseorang untuk menjalani hidup sehat dan tidak mendukung pencegahan kanker,” jelas Molmenti.

Di Amerika Serikat sendiri, makanan cepat saji menjadi bagian dari pola makan keseharian dalam beberapa dekade. Molmenti menyebut, kanker usus besar dapat dipicu dari kebiasaan kita yang tidak memilih makanan yang kita konsumsi dalam sehari-hari, dan tidak menyadari bahwa makanan yang kita konsumsi sehari-hari tersebut ternyata merupakan makanan jenis ultra-olahan.

“Makanan cepat saji dan makanan ultra-olahan dapat mengganggu mikrobioma. Makanan-makanan tersebut dapat menyebabkan peradangan usus, juga dapat menyebabkan resistensi insulin dan disregulasi metabolisme. Sehingga tubuh dan usus besar tidak sinkron,” lanjutnya.

Untuk menghindari mengonsumsi makanan ultra-olahan, Molmenti mengatakan langkah paling penting yang dapat dilakukan ialah dengan menyiapkan bahan-bahan makanan sehat di rumah dan memasaknya sendiri.

“Kanker usus besar adalah salah satu kanker yang paling dapat dicegah, tidak hanya melalui skrining, tetapi juga melalui pola makan dan gaya hidup,” tutupnya.