Wisata Alam dan Budaya Berbalut Toleransi di Desa Buwun Sejati

Jakarta, GPriority.co.id – Buwun sejati merupakan salah satu desa wisata yang ada di Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat. Potensi alam dan budaya yang beragam di Desa Buwun Sejati membuat desa ini ditetapkan menjadi salah satu dari 33 Desa Wisata di Kabupaten Lombok Barat pada tahun 2018. Dan di tahun 2022 ini, Desa Buwun Sejati ditetapkan sebagai 50 besar desa terbaik ADWI 2022 oleh Kemenparekraf.

Desa Buwun Sejati terdiri dari lima dusun, di mana tiap dusun memiliki potensi masing-masing. Ada potensi alam, seni budaya, kerajinan tangan dan lain sebagainya.

Di sini para wisatawan juga dapat menyaksikan wujud toleransi etnis dan beragama yang dijalankan oleh para warganya.

Oleh Ketua Perkumpulan Pariwisata Islam Indonesia, Desa Wisata Buwun Sejati terus didorong untuk menjadi Desa Wisata Toleransi. Sebab, penduduk di desa ini terdiri dari beragam etnis dan agama, penduduk Muslim dan Hindu mampu hidup berdampingan dengan damai dan saling tolong menolong. Kemajemukan dalam penduduk ini membuat akulturasi budaya berjalan baik di Desa Buwun Sejati.

Kerukunan etnis dan agama di Desa Buwun Sejati ini akan semakin memperindah perjalanan wisatawan dalam menikmati kunjungan ke Desa Buwun Sejati, di samping potensi destinasi wisatanya yang luar biasa.

Adapun potensi tersebut di antaranya wisata Alam Aik Nyet dan Wisata Alam Bunut Ngengkang, yang merupakan pemandian alami di tengah hutan. Aik Nyeot Sesaot sendiri dikenal memiliki air yang begitu dingin, sehingga dalam bahasa Sasak disebut Aik Nyet (air dingin). Serupa dengan Aik Nyet, Buntut Ngekang merupakan pemandian dari sumber mat air alami yang dikelilingi pepohan hijau.

Di Desa Wisata Buwun Sejati juga terdapat  Air Terjun Tibu Atas. Air terjun ini tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 15 meter sehingga memungkin wisatawan untuk terjun dari atas menikmati sensasi mandi di air terjun Tibu Atas. Air terjun Tibu Atas memiliki aliran air yang jernih dan terdapat dinding-dinding bebatuan yang menghiasi di beberapa titik untuk para wisatawan duduk-duduk di atasnya. Air terjun Tibu Atas juga terbilang sangat apik untuk berfoto.

Wisata lainnya adalah Bendungan Jangkok, dan wisata budaya musik tradisional baleganjur, musik rindik, sanggar tari condong, wayang kulit, dan sebagainya.

Pengunjung juga bisa belajar membuat gula semut dan belajar membuat kerajinan khas Duwun Sejati yang berbahan dasar kayu kemiri dan kayu mahoni atau disebut dulang kayu.

Desa Wisata Duwun Sejati menyediakan fasilitas yang lengkap, sehingga wisatawan tidak perlu khawatir berkunjung apalagi sampai menginap di desa ini.

Wisatawan lokal dan mancanegara yang berkungjung ke Desa Buwun Sejati yang ingin menginap di desa, biasanya karena ingin melihat keseharian dan merasakan langsung kearifan lokal Desa Buwun Sejati. Wisatawan yang menginap akan tinggal sementara di homestay-homestay yang tersedia. (Vn)

Related posts