Kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna H. Laoly tentang persoalan keimigrasian di masa pandemi Covid-19 dinilai tepat oleh pemerintah Filipina, bahkan meraih penghargaan lho.
Menurut Menteri Luar Negeri Filipina, Martin Andanar, kebijakan yang dimaksud adalah Menteri Laoly memberikan perpanjangan dan masa tinggal yang cukup lama bagi warga Filipina di Indonesia di masa pandemi Covid-19.” Jujur pandemi memaksa warga kami untuk tinggal lebih lama di negara lain. Namun dari beberapa negara hanya Indonesia saja yang mengizinkan warga kami untuk tinggal. Untuk itulah kami memberikan penghargaan kepada Menteri Yasona,” jelas Martin Andanar.
Adapun penghargaan yang diwaksud adalah Presidential Awards for Filipino Individuals and Organizations Overseas (PAFIOO) tahun 2021 dari Presiden Filipina, Rodrigo Roa Duterte.
Menkumham, Yasonna H. Laoly, dianugerahi Kaanib ng Bayan Award oleh Presiden Filipina, Rodrigo Roa Duterte.
Kaanib ng Bayan atau Ally of the Nation adalah penghargaan yang diberikan pemerintah Filipina kepada individu dan organisasi di luar Filipina atas kontribusi luar biasa atau signifikan terhadap warga atau komunitas Filipina di luar negeri.
PAFIOO sendiri memiliki empat kategori penghargaan selain Kaanib ng Bayan, penghargaan lainnya adalah Lingkod sa Kapwa Pilipino (Linkapil), Pamana ng Pilipino, serta Banaag. “ Para penerima penghargaan sudah kami undang ke Filipina. Dan penghargaan diserahkan langsung oleh Presiden Rodrigo Roa Duterte,” tutup Martin Andanar.(Hs.Foto.dok.pribadi)
