Yayasan Alifa-Netisane Kenalkan Teh Cascara dari Limbah Kulit Kopi, dengan Rasa Mirip Kismis

Jakarta, GPriority.co.id – Yayasan Alifa dan brand Netisane, mengenalkan teh cascara yang terbuat dari limbah kulit kopi, dalam acara ‘Taste Workshop : CASCARA TEA’, di Taman Ismail Marzuki, pada Selasa (6/2) kemarin. Uniknya, teh cascara memiliki rasa yang mirip dengan kismis.

Dalam industri kopi, Indonesia menjadi negara produsen kopi terbesar ke-3 di dunia pada 2022/2023. Indonesia tercatat telah memproduksi kopi sebanyak 794,8 ribu ton biji kopi di sepanjang tahun 2022.

Jika produksi kopi di Indonesia rata-rata berkisar di angka 795 ribu ton (berat biji kering), maka terdapat sekitar 2 juta ton cascara (berat basah) yang terbuang setiap tahunnya.

Oleh karenanya, penggunaan cascara sebagai bahan pembuatan teh, mulai digencarkan. Cascara sendiri memiliki beragam manfaat seperti kaya antioksidan, kafein rendah, mampu kembalikan energi, meningkatkan dan menjaga kinerja otak dan mood, mengencangkan kulit, mencegah penuaan dini, serta melindungi lambung.

Dibandingkan dengan teh hitam, green tea, moringa, dan saffron, cascara memiliki kandungan antioksidan dan immune booster yang jauh lebih tinggi.

Cascara juga memiliki beragam senyawa aktif seperti polifenol dan tannin yang bermanfaat sebagai oksidan. Cascara dinilai lebih aman untuk lambung. Kulit buah kopi ini juga memiliki porsi yang lebih banyak daripada bijinya. Komposisi cascara ada diangka 45 persen dari biji kopi.

Cascara memiliki beragam manfaat. Seperti digunakan sebagai pupuk organik, untuk di peternakan juga bisa sebagai pakan ternak. Tetapi cascara tidak bisa dimanfaatkan secara 100 persen karena memiliki kandungan kafein, meskipun tidak sebanyak kopi.

Cascara juga dimanfaatkan oleh brand Netisane sebagai bahan untuk berbagai produk. Seperti teh minuman herbal yang dicampur dengan buah-buahan dan bunga-bungaan. Netisane menggunakan cascara dari kopi puntang, Bandung, Jawa Barat.

Teh cascara memiliki syarat utama dalam pembuatannya. Yaitu harus organik, karena menggunakan bagian terluar dari biji kopi. Sehingga jika disemprot pestisida, tidak akan aman untuk dikonsumsi. Sehingga Netisane bekerja sama dengan petani organik, dan hanya mengambil biji kopi yang berwarna merah.

Bagi anda yang tertarik mencoba poduk teh cascara blend dari Netisane ini, bisa didapatkan dengan mudah melalui e-commerce.

Foto : GP Nindya