Jakarta, GPriority.co.id – Indonesia dinilai sebagai salah satu negara dengan penduduk yang paling tidak suka membaca. Namun, Yogyakarta membuktikan bahwa provinsi tersebut ternyata penduduknya paling suka membaca.
Selain Yogyakarta, ternyata ada beberapa provinsi lain yang penduduknya juga suka membaca. Tetapi, berdasarkan data dari Perpusnas, Yogyakarta secara keseluruhan, menjadi provinsi yang punya minat baca paling tinggi di Indonesia.
Lebih lanjut, skor Tingkat Minat Baca (TMG) warga Yogyakarta bahkan mencapai 73,27 poin.
Sedangkan di posisi kedua, ditempati oleh Jawa Tengah, dengan skor Tingkat Minat Baca 70,96 poin, dan disusul dengan Jawa Barat sebesar 70,1 poin.
Tak mau kalah, Provinsi Jakarta dan Jawa Timur juga bertengger di posisi setelahnya dengan skor Tingkat Minat Baca masing-masing sebesar 68,54 poin.
Berdasarkan data tersebut, rata-rata orang Indonesia menghabiskan waktu membaca selama 1 jam 37,8 menit per harinya.
Sementara itu, frekuensi membaca sebanyak 5 kali seminggu, dan rata-rata lima bahan bacaan setiap 3 bulan.
Sebagai informasi, survei dari Perpusnas tersebut dilakukan dengan melibatkan sebanyak 11.158 responden, dari 102 kabupaten/kota di Indonesia.
Minat Baca Orang Indonesia Masih Peringkat Bawah Dunia
Kendati demikian, jika dilihat secara global, berdasarkan survei yang dilakukan oleh Program of International Student Assessment (PISA) pada tahun 2019, minat baca Indonesia menempati peringkat ke-62 dari 70 negara.
Dengan kata lain, Indonesia masuk dalam bagian 10 negara yang memiliki tingkat literasi terendah di antara negara-negara yang disurvei.
Bahkan, UNESCO menyebut jika Indeks minat baca masyarakat Indonesia hanya diangka 0,001% atau dari 1,000 orang Indonesia, dan cuma 1 orang yang rajin membaca.
Namun menurut data pada tahun 2022, Tingkat Kegemaran Membaca Masyarakat Indonesia tahun 2022 mengalami peningkatan sebesar 63,90 (tinggi) .
Skor tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun 2021 yang sebesar 59,52 (sedang), tahun 2020 sebesar 55,74 (sedang), tahun 2019 sebesar 53.48 (sedang), tahun 2018 sebesar 52,92 (sedang), dan tahun 2017 sebesar 36,48 (rendah).
Data ini menunjukkan adanya peningkatan kegemaran masyarakat Indonesia dari tahun 2017 sampai dengan tahun 2022. Angkanya pun sudah masuk dalam kategori tinggi. Pada beberapa tahun sebelumnya, tingkat kegemaran membaca Indonesia selalu berada di kategori sedang.
Foto : Ilustrasi/Freepik
