11 BUMN dan Badan Bank Tanah akan Terima PMN Non-Tunai

Jakarta, gpriority.co.id – Sebanyak 11 Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Badan Bank Tanah akan menerima penyertaan modal negara (PMN) non-tunai berupa Barang Milik Negara (BMN). Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam rapat dengan Komisi XI DPR pada Senin (1/7).

Sri Mulyani menjelaskan bahwa DPR telah diberitahu mengenai rencana pemberian PMN non-tunai kepada 11 BUMN dan Badan Bank Tanah tersebut.

“Dalam hal ini sudah diatur dalam pasal 35 UU 19 tahun 2023, di mana akan direncanakan tahun ini ada penambahan PMN yang sifatnya non-tunai yang berasal dari BMN,” kata Sri Mulyani dilansir pada Senin (1/7).

Ke-11 BUMN tersebut adalah PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Perum DAMRI, Perum LPPNPI/Airnav Indonesia, PT Pertamina (Persero), PT Bio Farma (Persero), PT Varuna Tirta Prakasya (Persero), PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Perum Perumnas, PT Hutama Karya (Persero), PT Sejahtera Eka Graha, PT Danareksa (Persero), serta Badan Bank Tanah.

“Jadi BMN ini di-inbrengkan dalam bentuk aset kepada BUMN-BUMN. Inbreng merupakan salah satu upaya pemerintah dalam optimalisasi BMN dengan memindahtangankan kepada BUMN,” ujarnya.

Foto: Kemenkeu