4 Makanan dan Minuman yang Diam-Diam Merusak Kesehatan

Matcha menjadi salah satu jenis minuman yang apabila dikonsumsi berlebihan dapat mengganggu aliran darah/Foto : Ilustrasi Dok. Freepik Matcha menjadi salah satu jenis minuman yang apabila dikonsumsi berlebihan dapat mengganggu aliran darah/Foto : Ilustrasi Dok. Freepik

Jakarta, GPriority.co.id – ‘Sesuatu yang baik jika dikonsumsi berlebihan pun dapat menjadi berbahaya’. Mungkin kalimat inilah yang dapat menggambarkan jika tidak semua makanan dan minuman yang kita konsumsi itu sudah pasti bermanfaat untuk kesehatan.

Dilansir dari laporan NY Post, ternyata ada beberapa makanan dan minuman yang diam-diam merusak kesehatan tanpa kita sadari. Berikut ini daftarnya.

Matcha

Sedang naik daun dalam beberapa tahun terakhir, minuman hijau matcha ternyata dapat memberi dampak buruk bagi darah anda.

Terbuat dari daun teh hijau yang ditanam dan diproses secara khusus, teh hijau tersebut kemudian digiling menjadi bubuk halus dan dikocok dengan air panas. Matcha sendiri telah menjadi minuman pokok di Jepang selama berabad-abad.

Meski dianggap sebagai alternatif yang lebih sehat daripada kopi, namun apabila dikonsumsi berlebihan matcha juga dapat mengganggu kadar zat besi anda, hingga meningkatkan risiko anemia dan membuat anda merasa kelelahan.

Walaupun matcha kaya akan mineral yang diperluka untuk hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh serta untuk perkembangan otak, produksi hormon, dan fungsi sel secara keseluruhan, namun kandungan tanin dalam matcha juga dapat menghambat penyerapan zat besi, hingga menyebabkan kekurangan zat besi.

Namun, ada cara terbaik untuk menikmatinya. Anda bisa minum matcha bersamaan atau setelah mengonsumsi makanan dan minuman yang kaya akan vitamin C. Disarankan untuk minum matcha hanya satu cangkir sehari untuk kesehatan.

Sayuran silangan mentah

Sayuran silangan mentah dianggap sebagai sayuran tren untuk tahun 2026. Kendati demikian, sayuran jenis ini juga memilliki sisi negatif yang tersembunyi jika dikonsumsi secara berlebihan.

Meski kaya akan nutrisi karena mengandung beberapa vitamin dan mineral penting seperti vitamin C,K, dan folat, serta menyediakan banyak serat untuk melancarkan pencernaan, namun sayuran ini juga memiliki goitrogen, senyawa alami yang dapat mengganggu penggunaan yodium oleh tubuh.

Meskipun tidak masalah jika dikonsumsi dalam jumlah sedang, terlalu banyak senyawa ini berpotensi menghambat produksi hormon dan bahkan memperburuk kondisi hipotiroid yang sudah ada. Selain itu, sayuran ini juga dapat menyebabkan gas, kembung, dan diare. Sehingga, para ahli menyarankan untuk meningkatkan asupannya secara bertahap.

Beras merah

Dianggap sebagai pilihan yang lebih sehat dibandingkan nasi putih, beras merah memiliki konsentrasi serat dan nutrisi lainnya yang lebih banyak. Oleh karena itu, beras merah membantu Anda merasa kenyang lebih lama dan menjaga sistem pencernaan tetap lancar, sekaligus menurunkan kolesterol, memperbaiki kadar gula darah, dan mengurangi peradangan. 

Namun beras merah juga memiliki kadar arsenik yang jauh lebih tinggi, yaitu bahan kimia beracun. Konsumsi jangka panjang dapat menyebabkan masalah kulit dan gangguan pencernaan, serta peningkatan risiko diabetes, kanker, dan penyakit kardiovaskular.

Namun, Anda tidak perlu menghindari nasi sama sekali. Cukup bilas nasi hingga bersih sebelum dimasak dan ganti jenis biji-bijian yang Anda konsumsi saat makan.

Minuman bersoda

Air putih adalah pilihan nomor satu untuk meningkatkan kesehatan. Sementara minuman bersoda, lebih baik tak sering dikonsumsi dalam sehari-hari.

Pasalnya, meneguk minuman tersebut sepanjang hari dapat menyebabkan erosi enamel gigi seiring waktu, sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya gigi berlubang.