7 Makanan Khas yang Disediakan Saat Maulid Nabi

Jakarta,GPriority.co.id-Hari ini (8/10/2022) Nabi Muhammad SAW dilahirkan. Kelahiran Nabi Muhammad selalu diperingati umat muslim dengan menggelar Maulid Nabi.

Berbicara maulid Nabi tak lengkap rasanya kalau kita tidak mengetahui makanan khas yang disediakan. Untuk itulah dalam kesempatan ini, GPriority menyajikan 7 makanan khas yang disediakan saat Maulid Nabi Muhammad SAW tiba. Berikut makanan yang dimaksud:

1. Tumpeng
Nasi tumpeng sangat umum dibuat dan disajikan untuk perayaan-perayaan besar semacam syukuran Maulid Nabi. tumpeng bisa dibuat dari nasi putih atau nasi kuning dengan berbagai macam lauk yang mengelilinginya.
2.Kuah Beulangon
Kuah beulangong adalah makanan khas Aceh berupa kuah merah sejenis gulai yang menggunakan daging sapi atau kambing dan nangka muda.
Makanan ini disebut kuah beulangong karena proses memasaknya menggunakan belanga atau kuali besar yang dalam bahasa Aceh disebut beulangong.
3.Ketupat sumpil
Ketupat sumpil berbentuk segitiga dengan makna menghubungkan manusia dengan sesama manusia dan Tuhannya. Makanan ini merupakan makanan khas Kaliwungu, Kabupaten Kendal biasanya disajikan dengan parutan kelapa atau serundeng.
4.Gunungan
Perayaan gunungan dilaksanakan dengan membuat bentuk gunung yang dihias dan ditata dengan banyak sekali berbagai macam makanan di Jawa Tengah. Diarak ke tengah kota dan dijadikan rebutan oleh masyarakat.
5.Nasi suci ulam dari
Nasi Suci Ulam Sari ini memiliki berbagai bentuk dan ukuran. Nasi itu berisi sayuran dan menu makanan pelengkap lainnya. Nasi kemudian dibentuk seperti tumpeng. Eits, tapi bukan nasi biasa ya karena nasi yang dipakai adalah nasi uduk yang ditaruh di baskom atau wadah lain.

Di atas nasi uduk yang dibentuk mengerucut itu, ada sajian aya utuh yang sudah dimasak. Ayam itu biasa disebut dengan ayam ingkung.

Dalam tradisi Maulid Nabi, tumpeng Nasi Suci Ulam Sari akan dibawa setiap kepala keluarga ke rumah tokoh masyarakat atau masjid di kampung tersebut. Di sana, seluruh warga berkumpul dan duduk bersila. Sementara itu, Nasi Suci Ulam Sari yang dibawa akan ditaruh di depan mereka untuk didoakan tokoh masyarakat dan tokoh agama setempat.
6.Kue Kolombengi
Kue kolombengi dijadikan hiasan tolangga atau usungan untuk menyambut perayaan walima atau Maulid Nabi Muhammad SAW.

Tolangga ini terbuat dari kayu atau rotan yang berbentuk menara atau perahu. Dari pucuk tolangga hingga ke bagian bawah dipenuhi dua jenis kue khas ini.

Kolombengi atau plemben merupakan kue yang harus ada dalam setiap perayaan walima. Kue ini membentuk menara atau perahu karena jumlahnya yang banyak dan rapat.

7.Ampyang Maulid
Ampyang Mualid dari Kudus, Jawa Tengah berbeda dengan makna ampyang pada umumnya yang merupakan kerupuk ikan. Ampyang Maulid di sini adalah nasi bungkus dalam ukuran kecil yang dibungkus dengan daun jati lengkap dengan sayur dan lauk.(Hs.Foto.Istimewa)