Spanyol Resmi Tarik Duta Besar untuk Israel

Madrid, Gpriority.co.id – Pemerintah Spanyol secara resmi menarik Ana Salomon sebagai Duta Besar untuk Israel, yang menjabat sejak Juli 2021. Keputusan ini disetujui Dewan Menteri dan diusulkan Menteri Luar Negeri Jose Manuel Albares, lalu diterbitkan dalam buletin resmi negara pada 11 Maret.

Penarikan ini terjadi beberapa bulan setelah Salomon dipanggil kembali ke Madrid akibat ketegangan yang memuncak dengan pemerintah Israel. Hubungan memburuk setelah Spanyol menuduh Israel melontarkan “tuduhan fitnah” dan mengambil “tindakan tidak dapat diterima” terhadap Menteri Yolanda Diaz dan Sira Rego.

Kritik ini muncul menyusul kecaman Madrid terhadap operasi Israel di Gaza, Palestina, serta serangan AS-Israel di Iran pada 28 Februari lalu yang dikutuk Perdana Menteri Pedro Sanchez. Kedutaan Spanyol di Tel Aviv kini dipimpin kuasa usaha sementara hingga penunjukan pengganti.

Situasi serupa juga terjadi di sisi Israel: kedutaan mereka di Spanyol dikelola kuasa usaha sejak duta besarnya mundur pada 2024, setelah Spanyol mengakui Palestina sebagai negara. Israel sempat memanggil duta besarnya pada Mei 2025 untuk memprotes langkah tersebut.

Menurut laporan diplomat Spanyol, masa jabatan Salomon di Tel Aviv penuh gejolak, terutama sejak awal konflik Gaza pada 2023. Spanyol, dibawah pemerintahan sosialis Pedro Sanchez, menjadi salah satu negara Eropa paling vokal menentang agresi Israel di Gaza dan Iran.

Pada Oktober lalu, parlemen Spanyol bahkan menyetujui embargo senjata terhadap Israel. Pengumuman pemecatan ini juga dikaitkan dengan penolakan Sanchez mengizinkan AS menggunakan pangkalan militer Spanyol untuk operasi melawan Iran.

Hingga kini, hubungan diplomatik kedua negara tetap tegang tanpa tanda-tanda perbaikan.

Foto : Istimewa