Menhub Tekankan Keselamatan sebagai Prioritas pada Arus Balik Lebaran 2026

Menhub Dudy Purwagandhi bersama jajaran memantau pemeriksaan kesehatan para driver sebelum melakukan perjalanan arus balik/Foto Kemenhub

Jakarta, GPriority.co.id – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengimbau seluruh operator transportasi di semua moda untuk mengutamakan keselamatan selama arus balik Lebaran 2026

Hal ini dilakukan dengan memastikan kendaraan dan fasilitas dalam kondisi laik operasi, awak kendaraan siap, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca buruk.

Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama, terutama saat arus balik yang biasanya diikuti peningkatan jumlah perjalanan masyarakat.

“Kami meminta seluruh operator memastikan armada dalam kondisi laik operasi, mematuhi standar keselamatan, serta memperhatikan kondisi cuaca di sepanjang lintasan. Selain itu, kondisi fisik dan kesehatan awak kendaraan harus benar-benar dijaga agar tetap prima dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” kata Dudy dalam keterangannya, dikutip Selasa (24/3).

Ia juga mengingatkan pentingnya pengemudi mematuhi aturan waktu kerja dan istirahat untuk mencegah kelelahan yang bisa membahayakan perjalanan. 

Pengemudi diminta beristirahat cukup, tidak memaksakan diri saat lelah, serta memanfaatkan rest area.

Untuk perjalanan jarak jauh, operator wajib menyediakan pengemudi cadangan jika waktu tempuh lebih dari 8 jam, atau memastikan pengemudi beristirahat minimal 1 jam sebelum melanjutkan perjalanan.

Sebagai upaya pengawasan, Kementerian Perhubungan telah melakukan rampcheck atau inspeksi besar-besaran di semua moda transportasi. Hingga 23 Maret 2026, puluhan ribu kendaraan darat, ratusan kapal, pesawat, dan sarana kereta telah diperiksa, dengan sebagian besar dinyatakan laik operasi.

Kemenhub juga mengimbau masyarakat untuk memantau informasi resmi terkait arus balik dan memperhatikan prakiraan cuaca dari BMKG sebagai acuan dalam merencanakan perjalanan.

“Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, operator, dan masyarakat, diharapkan arus balik Lebaran 2026 dapat berlangsung dengan selamat, aman, dan nyaman,” pungkasnya.