Prabowo Minta Jajarannya Gerak Cepat Tangani Korban Gempa di Sulut dan Malut

Momen TNI sedang membantu warga korban gempa di Malut dan Sulut/Foto Instagram Sekretariat Negara)

Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo Subianto mengintruksikan jajarannya untuk bergerak cepat dalam merespons peristiwa gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang terjadi di Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara, khususnya di Kota Bitung, Kota Ternate, serta Pulau Batang Dua, pada Kamis (2/4).

Dia juga, meminta jajarannya melakukan langkah tanggap darurat untuk melindungi masyarakat terdampak.

Menindaklanjuti hal tersebut, tim di lapangan langsung bergerak. Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya mengatakan berbagai unsur seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), TNI, Polri, serta pemerintah daerah telah diarahkan untuk melakukan pengecekan sekaligus evakuasi di lokasi terdampak untuk memastikan keselamatan warga.

“Tim reaksi cepat BNBP daerah, Aparat TNI Polri dan Pemda sudah langsung mengecek dan mengevakuasi lokasi terdampak,” kata Teddy dalam keterangannya, dikutip Jumat (3/4).

Selain itu, pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak kembali ke bangunan yang terdampak hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman. 

Dalam upaya memastikan penanganan berjalan optimal, Teddy menegaskan bahwa pemerintah pusat juga telah berkoordinasi langsung dengan pemerintah daerah.

“Gubernur Maluku Utara Ibu Sherly dan Gubernur Sulawesi Utara Bapak Yulius juga sudah kami hubungi,” pungkasnya.

Dia menambahkan, perintah langsung  Prabowo ini kembali menegaskan prinsip utama pemerintah bahwa negara harus hadir secepat mungkin di saat rakyat membutuhkan. Dalam situasi darurat, kecepatan, koordinasi, dan ketepatan menjadi kunci utama dan bergerak dalam satu komando untuk melindungi masyarakat.