Tidak Bisa WFH, Ini Dia Sektor Pekerjaan yang Tetap Bekerja Normal

Ilustrasi nakes (tenaga kerja) yang tetap bekerja normal di tengah kebijakan WFH 1 hari dalam seminggu/Foto : Dok. Freepik Ilustrasi nakes (tenaga kerja) yang tetap bekerja normal di tengah kebijakan WFH 1 hari dalam seminggu/Foto : Dok. Freepik

Jakarta, GPriority.co.id – Beberapa waktu lalu, pemerintah resmi menetapkah kebijakan WFH (Work From Home) bagi ASN pusat dan daerah 1 hari dalam seminggu, yaitu di hari Jumat.

Sementara untuk swasta, kebijakan WFH ini bersifat imbauan dan disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan.

Kendati demikian, terdapat sejumlah sektor pekerjaan yang tetap kerja seperti biasa dari dikecualikan dari kebijakan WFH. Pasalnya, sektor-sektor ini berkaitan langsung dengan layanan publik dan operasional strategis.

Dilansir dari ANTARA, beberapa diantaranya seperti sektor kesehatan, keamanan, kebersihan, kependudukan, hingga unit yang memiliki sifat kedaruratan.

Begitu pun sektor swasta strategis seperti sektor kesehatan, keuangan, transportasi, perdagangan, energi, logistik, bahan pokok, industri dan produksi, air, hingga makanan dan minuman.

Sementara pada sektor pendidikan, kegiatan belajar mengajar tetap dilakukan secara tatap muka dengan ketentuan 5 hari sekolah dalam seminggu. Tidak ada pembatasan untuk pelaksanaan ajang, kompetisi, hingga kegiatan ekstrakurikuler.

Namun untuk pendidikan tinggi, mahasiswa semester 4 ke atas dapat menjalakan pembelajaran daring maupun luring yang disesuaikan dengan edaran dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan jika langkah ini menjadi bagian dari strategi efisiensi yang telah melalui kajian pemerintah.

Kendati demikian, pemerintah memastikan bahwa kebijakan ini tidak akan mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Aktivitas ekonomi dan layanan publik tetap berjalan seperti biasa.

“Pelayanan publik tetap berjalan dan kegiatan produktif termasuk perbankan, pasar modal dan yang lain tetap berjalan,” tegasnya.

Perlu diketahui, kebijakan WFH setiap hari Jumat menjadi bagian dari langkah penghematan energi dan efisiensi anggaran di tengah meningkatnya harga minyak dunia yang dipicu konflik di kawasan Timur Tengah.