Jakarta, GPriority.co.id – Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) memutuskan untuk membatalkan pelaksanaan Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Pra POPNAS) tahun 2026.
Keputusan ini diketahui melalui surat resmi Kemenpora bernomor B-P0.00.01/20.4.45/D-11.2/IV/2026 yang beredar. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa pembatalan merujuk pada Surat Menteri Keuangan Nomor S-181/MK.03/2026 tertanggal 1 April 2026 mengenai penajaman belanja kementerian/lembaga tahun anggaran 2026. Kebijakan tersebut berdampak pada ketersediaan anggaran dan pelaksanaan sejumlah program di Kemenpora, termasuk Pra POPNAS 2026 yang akhirnya belum dapat didanai.
“Sehubungan dengan hal tersebut, kami menyampaikan permohonan maaf bahwa pelaksanaan penyelenggaraan Pra Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Pra POPNAS) tahun 2026 dengan terpaksa dibatalkan,” demikian isi surat yang dikutip dari unggahan Instagram @pelatihindonesia, Senin (27/4).
Selain pembatalan kegiatan, Kemenpora juga menginstruksikan sejumlah langkah lanjutan. Pertama, dilakukan peninjauan serta penghitungan ulang terhadap Rincian Anggaran Biaya (RAB) sebagai bagian dari upaya efisiensi dan optimalisasi penggunaan anggaran, dengan prioritas pada pembinaan di Sentra Pembinaan Olahraga Berprestasi Nasional (SPOBNAS) di setiap provinsi.
Kedua, pengelola di masing-masing provinsi diminta segera mengidentifikasi realisasi penggunaan anggaran pembinaan SPOBNAS periode Januari hingga April 2026. Fokus realisasi diarahkan pada komponen belanja rutin dan esensial, seperti honorarium, konsumsi olahragawan, serta perjalanan dinas pemanggilan dan pemulangan atlet.
Sementara itu, sejumlah komponen anggaran tidak dialokasikan, antara lain pengadaan peralatan dan perlengkapan latihan maupun sekolah, pengadaan seragam, pelaksanaan tes seleksi atlet, serta kebutuhan try out atau uji coba.
Seluruh realisasi anggaran wajib dilengkapi dokumen justifikasi dan data pendukung sesuai ketentuan yang berlaku. Dokumen seperti RAB, Kerangka Acuan Kerja (KAK) atau TOR, serta data pendukung diminta untuk diunggah paling lambat 30 April 2026 melalui tautan yang telah disediakan.
Selain itu, Kemenpora menyampaikan bahwa seluruh kegiatan pembinaan SPOBNAS untuk sementara dihentikan mulai 25 April 2026 hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.
“Seluruh kegiatan pembinaan SPOBNAS untuk sementara dihentikan mulai tanggal 25 April 2026 sampai dengan adanya pemberitahuan lebih lanjut,” pungkasnya.
