Washington, Gpriority.co.id – Presiden Donald Trump memerintahkan penarikan sekitar 5.000 tentara AS dari Jerman mulai sekarang, menyusul ketegangan diplomatik dengan Kanselir Friedrich Merz yang mengkritik strategi AS terhadap Iran. Keputusan ini diumumkan Pentagon pada Sabtu (2/5), dengan proses berlangsung 6-12 bulan ke depan, tanpa menutup pangkalan utama seperti Ramstein Air Base.
Trump merespons kritik Merz via Truth Social pada 29 April, menyatakan AS “meninjau” pasukan di Jerman karena kurangnya dukungan sekutu NATO terhadap operasi anti-Iran. Pentagon menyebutnya hasil tinjauan strategis, memprioritaskan wilayah “lebih krusial” di tengah beban biaya dan pergeseran fokus ke Indo-Pasifik.
Hingga Desember 2025, ada 36.436 personel militer AS di Jerman, negara dengan kontingen terbesar di Eropa (beberapa sumber sebut mendekati 50.000 termasuk sipil). Penarikan 5.000 pasukan akan sisakan 31.000+, tidak signifikan menurunkan total kekuatan AS di Eropa (sekitar 80.000-100.000 di seluruh benua).
Pengurangan ini minimal (sekitar 14% dari Jerman saja), tidak melemahkan NATO secara keseluruhan karena rotasi brigade lain tetap ada; namun memicu kekhawatiran Eropa Timur soal Rusia. AS sendiri masih pertahankan superioritas dengan pangkalan di Inggris, Italia, dan Polandia.
Pasukan itu sendiri akan dipulangkan ke AS untuk efisiensi biaya dan penyebaran ulang domestik, bukan dipindah ke negara Eropa lain; fokus strategis kini ke Asia-Pasifik.
Terkait penarikan ini Kanselir Jerman Friedrich Merz belum mengeluarkan pernyataan resmi. Sebelumnya Merz mengkritik AS “dipermalukan Iran” dan konfliknya mirip Irak-Afghanistan, memicu kemarahan Trump via Truth Social.
Jerman diketahui tengah mengintensifkan modernisasi Bundeswehr (Angkatan Bersenjata) dengan target signifikan pada kuantitas personel dan kualitas peralatan militer. Anggaran pertahanan negeri ini digandakan jadi €649 miliar (2025-2029), capai 3,5% PDB, untuk tank Puma, drone, jet tempur F-35, sistem radar, dan pertahanan udara canggih. Adapun total personel plus cadangan ditarget 460.000 untuk hadapi ancaman Rusia.
Foto : Ramstein Air Base FB
