Wajib Tahu! Kebiasaan Tidur Sampai Siang saat Weekend Ternyata Berbahaya

Ilustrasi orang tidur sampai siang di akhir pekan/Foto iStock

Jakarta, GPriority.co.id – Setelah bekerja dan beraktivitas penuh selama lima hari, banyak orang memilih “balas dendam tidur” saat akhir pekan atau weekend, yakni Sabtu dan Minggu. Tidur lebih lama dianggap menjadi cara untuk mengganti waktu istirahat yang kurang selama hari kerja.

Lantas, apakah kebiasaan tersebut boleh dilakukan?

Praktisi Kesehatan Masyarakat sekaligus Kepala Seksi Pelayanan Medik dan Keperawatan RSUD Tamansari, dr. Ngabila Salama mengatakan, tidur lebih lama saat akhir pekan memang dapat membantu mengurangi utang tidur sementara.

Namun, menurutnya, kebiasaan tidur berlebihan hingga siang atau mengubah jam tidur secara drastis justru dapat mengganggu ritme biologis tubuh. Akibatnya, tubuh bisa terasa lebih lemas ketika kembali menjalani aktivitas di hari kerja.

“Namun, bila terlalu berlebihan sampai siang atau mengubah jam tidur drastis, ritme biologis tubuh bisa terganggu dan justru membuat tubuh lebih lemas saat kembali beraktivitas,” kata dr Ngabila kepada GPriority, Kamis (7/5).

Ia menambahkan, cara terbaik untuk menjaga kondisi tubuh tetap bugar adalah dengan mempertahankan jadwal tidur yang konsisten setiap hari serta memperbaiki kualitas tidur secara bertahap.

“Yang paling baik adalah menjaga jadwal tidur tetap konsisten setiap hari dan memperbaiki kualitas tidur secara bertahap,” ucapnya.

Lebih lanjut, dr. Ngabila juga membagikan sejumlah tips sederhana agar tidur lebih nyenyak dan berkualitas, di antaranya:

  • Tidur dan bangun di jam yang relatif sama setiap hari
  • Mengurangi penggunaan gadget 1 jam sebelum tidur
  • Menghindari kopi, teh, atau minuman berkafein pada malam hari
  • Membuat kamar nyaman, gelap, dan sejuk
  • Tidak makan terlalu berat menjelang tidur
  • Rutin berolahraga ringan secara teratur