Akhir-akhir ini Netizen dihebohkan dengan kemunculan Aliando. Siapa sih yang gak kenal sama aktor tampan yang satu ini? Memang sudah lama kehadirannya dinanti publik. Apalagi ia terkesan hilang di saat ketenarannya sedang bersinar. Dalam live instagramnya, Ia mengaku sudah 2 tahun mengidap gangguan mental Obsessive Compulsive Disorder (OCD). Inilah alasan kuat mengapa lawan main Prilly hilang dari layar kaca Indonesia. Lalu apa sih OCD itu? Kenapa bisa seseorang mengidapnya? Seberapa bahayakah OCD bagi seseorang? Berikut penjelasannya;
OCD sendiri merupakan gangguan mental yang dapat sebabkan penderitanya lakukan pengulangan secara berulang-ulang yang kompulsif, dan tidak dapat dikendalikan. Selain itu, ada pula gejala obsesi lain yang dialami pengidap OCD. Misal obsesi terhadap suatu kebersihan, namun secara berlebihan dan tak wajar. Pasien dengan gangguan mental ini akan risih apabila ada hal-hal yang tidak sesuai dengan kehendaknya. Ada pula gejala yang membuatnya takut sekali akan kuman dan bakteri, sehingga jika terjadi serangan, maka ia akan sering cuci tangan. Tak jarang ini dapat melukai tangannya, karena mencuci tangan secara berulang dengan gerakan yang keras.
Selanjutnya, penderita OCD juga dihantui pikiran-pikiran yang mengganggu. Pikiran yang bersifat gigih sehingga membuat perilaku menjadi kaku. Seperti adanya perintah dan kecemasan yang timbul dari pikiran sendiri ini lah yang sering kali membuat penderita OCD lakukan hal-hal di luar kendali. Mereka akan merasa takut apabila tidak mengikuti pikiran itu, akan mengira datang masalah jika tidak dituruti.
“Ya OCD sendiri memang gangguan mental yang sangat mengganggu. Gangguan ini bisa saja dari keturunan atau faktor lingkungan, misal adanya trauma. Namun tenang saja, OCD mampu dikendalikan melalui terapi-terapi.”jelas pengamat psikolog kejiwaan, M.Shafly Zuhair, S.Psi. saat dihubungi via telepon.
Sebenarnya orang dengan gangguan OCD sadar akan perilaku tak wajarnya, namun tidak ada kendali untuk tidak mengikuti. Maka dari itu, OCD sangat mengganggu kehidupan sosial para penderita. Sangat bahaya apabila dibiarkan, seseorang dengan OCD harus segera konsultasi dengan psikolog atau pun psikiater. Karena pada dasarnya seseorang tidak bisa menganalisis gangguan mental, harus dengan ahlinya.(Ega.Foto.Istimewa)
