Jakarta, GPriority.co.id – Pernahkah anda merasa atau bertemu seseorang yang benci hari ulang tahunnya sendiri? ternyata perasaan tersebut dikenal dengan istilah birthday blues.
Birthday blues adalah perasaan sedih, takut, apatis, benci, dan tidak antusias menyambut ulang tahunnya sendiri, meskipun momen ini biasanya dirayakan dengan kebahagiaan.
Meski birthday blues bukan gangguan mental, menurut para ahli, seperti Dr. Ernesto Lira de la Rosa, banyak individu terutama yang menjelang usia 30 atau berusia lanjut, mengalaminya hal ini.
Perasaan ini menurut para ahli muncul sebagai bentuk refleksi hidup, perasaan kesepian, atau tekanan atas pencapaian hidup.

Faktor seperti trauma masa lalu, gangguan kecemasan, ketakutan bertambah tua, sifat introvert, dan fobia kematian juga dapat memicu kondisi ini.
Studi menunjukkan bahwa perasaan ini lebih umum pada lansia, tetapi juga dapat terjadi pada usia muda yang merasa belum mencapai ekspektasi hidup.
Namun, seiring bertambahnya usia seharusnya dilihat sebagai kesempatan untuk bersyukur atas kehidupan dan merencanakan masa depan yang lebih bermakna, dengan atau tanpa perayaan ulang tahun.
Beberapa Hal Yang Bisa Dilakukan Untuk Mengatasi Birthday Blues

Untuk mengatasi perasaan birthday blues dan mengurangi tekanan atau stress, ada beberapa hal yang bisa anda lakukan. Diantaranya :
- Jujur kepada diri sendiri dan orang lain
- Menurunkan ekspektasi anda, tidak semua perjalanan hidup harus berjalan sempurna
- Tidak memperdulikan perkataan orang lain tentang pencapaian hidup
- Bersyukurlah setiap saat
- Mempunyai target dan arah hidup yang lebih jelas
- Wujudkan mimpi secara perlahan, tanamkan mindset dan afirmasi positif bahwa anda akan mendapat hal-hal baik di dalam kehidupan anda di masa yang akan datang.
Birthday blues memang akan sangat membuat seseorang yang merasakannya menjadi sangat tertekan. Jika gejala terus anda rasakan, meski sudah berusaha mencoba mengatasinya, maka anda perlu untuk pergi ke orang yang profesional di bidang kesehatan mental.
Paling terpenting, carilah circle pertemanan positif, agar anda mendapat dukungan bukan malah hujatan. Semangat!
Foto : Ilustrasi / Shutterstock
