Jakarta, GPriority.co.id – Tahun Baru Imlek memiliki sejarah panjang yang berakar dalam legenda Tiongkok kuno.
Namun hingga saat ini Imlek selalu dirayakan, dan memiliki tradisi yang unik dan berbeda-beda di beberapa negara.
Berikut ini 8 hal menarik tentang Imlek yang perlu Anda ketahui, sebagaimana dikutip dari txwes.

1. Hari libur terbesar dalam budaya Asia
Selain di Indonesia, beberapa negara seperti Jepang, Malaysia, Korea Selatan, Singapura, Thailand, Filipina, dan Vietnam, juga menjadikan perayaan Imlek sebagai hari libur nasional.
2. Festival musim semi
Meskipun musim dingin masih berlangsung, Tahun Baru Imlek juga disebut Festival Musim Semi.
Selain identik dengan musim hujan, Tahun Baru Imlek juga dikaitkan dengan menyambut datangnya musim semi.
3. Warna merah jadi tradisi Imlek
Awal mula Imlek identik dengan warna merah, sebenarnya berasal dari legenda Tiongkok, seekor binatang buas bernama Nian dalam cerita legenda “Guo Nian”, yang akan melahap penduduk desa pada Malam Tahun Baru.
Banyak legenda yang mengatakan bahwa banyak orang mencoba mengusir Nian dengan makanan, tetapi mengenakan pakaian merah pada akhirnya berhasil mengusir monster itu.
Inilah juga sebab kembang api menjadi bagian penting dari tradisi Imlek, karena bunyinya dikatakan dapat menakuti roh jahat.
4. Tiap negara Asia punya shio berbeda
Di negara Asia, Imlek tahun ini disebut sebagai tahun ular kayu. Faktanya, beberapa negara memiliki shio yang berbeda.
Begitupun dengan budaya di setiap negara yang berbeda dalam perayaan Imlek.
Misalnya saja di Filipina, orang-orang akan bersorak kegirangan di tengah malam, karena menurut tradisi hal itu akan membuat mereka bertumbuh lebih tinggi.
Sementara orang-orang di Singapura akan menyantap yusheng atau Yee-Sang, salad ikan mentah tradisional yang hanya disantap selama hari raya Imlek, dan yang lainnya akan menyantap Nian Gao (pangsit).
5. Tanggal berubah setiap tahunnya
Banyak orang Tiongkok memperdebatkan dimulainya perayaan Imlek selama bertahun-tahun, dan tanggalnya selalu berubah-ubah.
Akhirnya diputuskan bahwa perayaan Imlek harus mengikuti kalender lunar Tiongkok tradisional.
Ini menandai bahwa Imlek diawali pada bulan pertama setiap tahun dan berakhir dengan bulan purnama, yang berlangsung selama 15 hari (sekitar 2 minggu).
Berarti Imlek jatuh antara 21 Januari dan 21 Februari.
6. Pantangan selama hari Imlek
Selama perayaan Imlek, ada beberapa pantangan yang harus dijalankan oleh orang Tiongkok.
Diantaranya tidak boleh bersih-bersih selama Imlek, karena menyapu dan membuang sampah melambangkan kesialan dan nasib buruk, terutama selama tiga hari pertama.
Bebersih lebih baik dilakukan sebelum Imlek, karena akan membantu menyingkirkan nasib buruk.
Jika bebersih dilakukan saat Imlek, dikatakan dapat menghilangkan keberuntungan yang datang. Begitupun dengan keramas atau memotong rambut.
7. Banjir angpao
Angpao melambangkan harapan baik dan keberuntungan untuk tahun mendatang.
Namun dalam pemberian angpao, jumlah uang tidak boleh menyertakan angka 4 karena pengucapan “empat” dalam bahasa Mandarin terdengar seperti kata kematian.
8. Waktu berkumpul dengan keluarga
Keluarga merupakan bagian penting dari budaya Asia dan hari raya seperti Tahun Baru Imlek, yang menandai waktu khusus untuk berkumpul dengan orang-orang terkasih.
Bagian dari Tahun Baru Imlek adalah makan malam bersama, yang dikenal dengan tradisi Tuan Nian atau Wei Lu, di mana keluarga berkumpul pada Malam Tahun Baru Imlek.
Foto : Ilustrasi/Getty Images
