Bertema Performative Archipelago, ARCH:ID 2025 Kembali Hadir di ICE BSD

Jakarta, GPriority.co.id – Architecture Forum & Trade Event Indonesia (ARCH:ID), forum dan pameran tahunan yang diprakarsai Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) bersama PT CIS Exhibition, akan kembali digelar edisi kelimanya pada 8-7 Mei 2025 di ICE BSD City, Hall 5-7.

Mengusung tema Performative Archipelagos dengan menekankan sisi performative dari arsitektur yaitu bagaimana arsitektur bisa hidup dan aktif merespons isu lingkungan, sosial, dan budaya di zaman sekarang. Terinspirasi dari konteks geografis Indonesia sebagai negara kepulauan, tema ini mendorong para arsitek, desainer, dan pelaku industri untuk mengali kekayaan mulai dari material, kerajinan, sampai nilai budaya.

Pameran ini dikurasi oleh tiga kurator ternama di Indonesia; Ar. Alvar Mensana (mensanaDANteman), Ar. Achmad D. Tardiyana (Urbane), dan Antonius Richard Rusli (Rad+ar) Melalui pendekatan ini, arsitektur tidak lagi dipahami hanya sebatas lingkup bangunan, tetapi juga tentang bagaimana ruang bisa membentuk sebuah kota, komunitas, dan bisnis yang lebih adaptif dan memberikan dampak. ARCH:ID akan menjadi wadah bertukar gagasan, menganalisa arah pasar, dan membuka peluang kolaborasi lintas sektor.

Program Director ARCH:ID Ar. Firman Herwanto mengatakan ARCH:ID 2025 tahun ini akan mewadahi ruang diskusi yang lebih luas tentang arsitektur. Tak hanya bagi arsitektur, tetapi acara ini juga mengajak para pengembang, ahli perencanaan kota, budayawan, kontraktor, pejabat publik.

“Konferensi ini akan membahas bagaimana arsitektur berkaitan dengan performa, identitas, budaya dan teknologi,” kata dia saat konferensi pers,

Dimulai pada 8-9 Mei 2025 di Nusantara Hall, ICE BSD , konferensi ini terbagi dalam dua forum utama:

1.⁠ ⁠Hari Pertama: Urban Forum
Bersama pembicara Chris Panfil (WATG, Singapura), Vignesh Kaushik (Gensler, Singapura), Anies R. Baswedan (Karsa CityLab, Indonesia), dan Peter Brannan (SOM, Hong Kong) – diskusi akan berfokus pada masa depan kota melalui pendekatan desain, tata Kelola, serta wawasan global.

2.⁠ ⁠Hari kedua : Architecture Forum
Bersama pembicara Effan Adhiwira ( effstudio, Indonesia), Troy Donovan (Prism Facades, Australia), Saul Kim ( Saul Kim Studio, Korea Selatan), dan Jesse Reiser & Nanako Umemto ( Reiser+Umemto, Amerika serikat) – forum ini akan membahas secara mandalam performa arsitektur, ekspresi material, serta narasi budaya desain

Pendaftaran pengunjung dan pembelian tiket konferensi telah dibuka arch.id.

Firman Herwanto mengatakan pesatnya perkembangan sektor konstruksi dan properti di Indonesia, kebutuhan akan bahan bangunan yang inovatif, Progam Business Matching ini hadir untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan mendukung pertemuan 1-on-1 yang diatur sesuai kebutuhan setiap peserta, area Khusus dalam ruang pameran untuk mendukung diskusi yang focus dan efisien, peluang membangun relasi bisnis, membandingkan penawaran, mempercepat proses pengambilan Keputusan, akses ke exhibitor lokal & internasional yang telah dikurasi sesuai kebutuhan industri, dan akses terhadap material terbaru, teknologi berkelanjutan, dan layanan khusus bidang arsitektur dan konstruksi

ARCH:ID menyuguhkan pengalaman pameran yang kaya akan kreativitas dan keterampilan desain. Para pengujung akan menyaksikan berbgai pameran dan instalasi yng secara khusus oleh  arsitek – arsitek ternama Indonesia, dalam konsep dan inovasi desain yang terkini.

Dalam edisi kelimanya ARCH:ID menunjukkan perkembangan yang luar biasa dari tahun ke tahun dengan lebih dari 23.300 pengunjung dan 500 delegasi konferensi pada 2024, serta proyeksi peningkatan menjadi 25.000 pengunjung dan 700 delegasi ARCH:ID 2025.

Dengan perluasan area pameran sebesar 41% menjadi 12.000 m2 dan pertisipasi lebih dari 200 perusahaan, ARCH:ID terus menegaskan posisinya sebagai pameran dan konfrensi arsitektur terdepan di Indonesia. Pameran ini menghadirkan ARCH:ID Talk Series dan Obrolan Tuju-Tuju sebuah forum diskusi santai namun penuh wawasan Bersama parah tokoh penting dunia desain dan konstruksi, dengan lebih dari 350 both pameran dari brand-brand unggulan lokal maupun internasional.

Pewarta: Rivaldi

Editor: Novita Intan

Foto: Dok.Gpriority/Rivaldi