Ke Indonesia, Bill Gates Beri Dukungan Program MBG

Ke Indonesia, Bill Gates Beri Dukungan Untuk Program MBG Ke Indonesia, Bill Gates Beri Dukungan Untuk Program MBG

Jakarta, GPriority.co.id – Presiden Prabowo menyambut kedatangan Bill Gates, pendiri Microsoft Inc. di Indonesia, pada Rabu (7/5). Prabowo mengungkap jika kunjungan Bill Gates ke Indonesia salah satunya untuk memberikan dukungan dan penghargaan terhadap program Makan Bergizi Gratis.

Lebih lanjut, Prabowo merasa bangga karena program ini telah menarik perhatian pemimpin dunia, salah satunya Bill Gates yang disebut telah mengajukan permintaan pertemuan sejak November lalu.

Prabowo mengatakan, banyak pemimpin negara juga datang ke Indonesia dan membahas program Makan Bergizi Gratis sebagai bentuk apresiasi terhadap inisiatif tersebut.

Kendati dirinya merasa tersanjung, Prabowo menegaskan program Makan Bergizi Gratis kini masih dalam proses dan belum sepenuhnya berhasil dilaksanakan. Ia juga menyatakan bahwa keberhasilan baru bisa diakui apabila program tersebut mampu menyediakan makanan bergizi secara konsisten dan aman bagi 82,9 juta rakyat hingga Desember 2025 mendatang.

Kendati demikian, terlepas dari adanya dukungan atau penghargaan, Prabowo menekankan bahwa program Makan Bergizi Gratis merupakan bentuk investasi pemerintah dalam mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan anak-anak Indonesia.

Prabowo Buka Suara Soal Laporan Siswa Keracunan MBG

Disamping itu, Prabowo juga turut membuka suara terkait laporan siswa yang diduga keracunan Makan Bergizi Gratis. Menurutnya, kasus keracunan ini  terjadi karena beberapa siswa tidak menggunakan sendok dan belum mencuci tangan dengan baik saat makan.

Ia pun menyebut jika sebagian anak belum terbiasa mengonsumsi makanan tertentu seperti susu, sehingga memang butuh waktu dapat beradaptasi. Meskipun begitu, Prabowo menegaskan bahwa dari sekitar 3 juta penerima manfaat, hanya sekitar 200 kasus keracunan yang tercatat.

Ia mengatakan jika data tersebut menunjukkan tingkat keberhasilan program Makan Bergizi Gratis sebesar 99,9 persen. Prabowo pun turut mengapresiasi tekad Kepala Badan Gizi Nasional yang menargetkan nol penyimpangan dalam pelaksanaan program ini.

Sebagai informasi, sejumlah insiden keracunan program Makan Bergizi Gratis tetap mencuat beberapa daerah sejak awal 2025, salah satunya di SDN 33 Kasipute, Bombana, dilaporkan jika belasan siswa muntah akibat ayam krispi dalam paket Makan Bergizi Gratis yang disebut tidak layak konsumsi.

Sementara di daerah Cianjur, 78 siswa dari dua sekolah terlibat dalam keracunan massal yang kemudian ditetapkan sebagai Kejadian Luar Biasa. Selanjutnya, di Sumba Timur, 29 siswa dilarikan ke fasilitas kesehatan dengan gejala keracunan usai menyantap makanan Makan Bergizi Gratis.

Kasus-kasus tersebut menunjukkan meskipun skalanya kecil, aspek kebersihan dan kualitas makanan pada program Makan Bergizi Gratis masih menjadi tantangan penting dalam pelaksanaannya.

Editor: Novita Intan

Foto : Dok. ANTARA