Kemendag: Bisnis Waralaba Mampu Hasilkan Omset hingga Rp143 Triliun

Jakarta, GPriority.co.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyebut bisnis waralaba di Indonesia mampu menghasilkan omset hingga Rp 143 triliun pada tahun 2024. Tak hanya itu, bisni ini juga menyerap 98 ribu tenaga kerja.

Waralaba ini memberikan kontribusi yang sangat jelas yaitu di tahun 2024 ini. Di tahun 2024 yang lalu Waralaba ini telah menyerap 98 ribu tenaga kerja, kemudian dengan omset 143 triliun, gak main-main,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri dari Kementerian Perdagangan, Iqbal Shoffan Shofwan dalam acara FLEI Business Show 2025 di JICC, Senayan, Jakarta pada Jumat (16/5).

Selanjutnya, dia mengungkap bahwa bisnis waralaba turut mengelola lebih dari 48 ribu gerai di seluruh Indonesia.

Disamping itu, Iqbal mengatakan menurut data Kemendag jumlah pengusaha di Indonesia masih di angka 3,35 persen. Sedangkan salah satu syarat untuk menjadi negara maju minimal angka pengusaha itu adalah 4 persen.

“Malaysia itu sudah 4,75 persen. Singapura 8 persen, Amerika Serikat 12 persen,” kata dia.

Iqbal menambahkan, potensi bisnis Waralaba terus berkembang hingga ke pasar ekspor. Hal ini terbukti lewat ekspaksi yang dilakukan Alphamart dengan ribuan gerainya.

“Kita juga punya ekspor waralaba juga yang paling kita kenal itu adalah Alphamart. Di Filipin itu sudah punya 2 ribu gerai Alphamart,” tuturnya.

Dia berharap, potensi ini menjadi perhatian penting terutama bagi pemangku kebijakan untuk meningkatkan bisnis waralaba ini.

Foto: GPriority/Dimas A Putra