Jakarta, GPriority.co.id – Istilah party pooper sedang viral berkat postingan yang bersliweran di media sosial. Tanpa sadar, seseorang yang memiliki sifat party pooper ternyata sering kita temukan di dunia nyata.
Party pooper merupakan ungkapan informal dalam bahasa inggris untuk menyebut seseorang yang merusak suasana menyenangkan pada suatu acara atau pesta. Dalam kata lain, seorang party pooper dapat merusak mood orang lain hanya karena perkataan atau perilakunya.
Sayangnya seorang party pooper biasanya tak menyadari tindakannya dan bahkan dapat menyebarkan energi negatif kepada orang lain. Mereka biasanya terus mengeluh saat bercerita kepada orang lain, seolah hanya mereka yang mempunyai masalah dalam hidup.
Tetapi, istilah ini juga bermakna seseorang yang tidak memiliki minat untuk berpartisipasi aktif dalam suatu acara atau pesta maupun kegiatan sosial lainnya. Namun kembali lagi seperti pembahasan diatas, ketika mereka memilih bergabung, maka mereka dapat menghancurkan suasana karena perilakunya.
Adapun ciri pertama dari party pooper adalah serng mengluh hanya karena hal-hal kecil. Seperti makanan yang kurang enak, tempat kumpul yang kurang nyaman, hingga udara yang panas sekalipun.
Selanjutnya, mereka juga suka menungkit masa lalu orang lain, walaupun di depan orang banyak. Mereka juga bahkan bisa membahas aib orang lain tanpa memikirkan perasaannya.
Ciri lainnya yaitu merasa dirinya paling baik bahkan sampai meremehkan orang lain, hanya karena merasa dirinya paling terbaik. Ditambah lagi mereka juga suka membual demi terlihat ‘lebih’ jika dibandingkan orang lain.
Terakhir dan dijamin membuat orang lain menghindar, mereka suka membuat kesal dan mencari masalah dengan orang lain, hingga memicu pertengkaran.
Dengan ciri-ciri tersebut, sangat wajar jika kita memilih untuk menghindari orang tipe ini. Karena sesungguhnya makna berkumpul atau bersosialisasi adalah untuk mendapatkan kesenangan dan mendapat energi positif, bukan malah sebaliknya. Semoga kita dijauhkan dari ‘si party pooper‘, ya!
