Marak Kasus Keracunan, Suara Ibu Peduli Makan Bergizi Gratis Gelar Aksi Tolak MBG
Jakarta, GPriority.co.id – Sejumlah organisasi masyarakat yang tergabung dalam Suara Ibu Peduli Makan Bergizi Gratis menggelar aksi penolakan terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG)yang merupakan program unggulan Presiden Prabowo Subianto di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.
Aksi yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Rabu (1/10), itu dilatarbelakangi oleh maraknya kasus keracunan makanan yang dialami anak-anak sekolah dan diduga berkaitan dengan pelaksanaan program MBG.
Berdasarkan pantauan GPriority, massa aksi datang membawa sejumlah poster tuntutan, serta alat dapur dan bekal berisi makanan bergizi sebagai simbol tuntutan mereka.
Dalam aksinya, massa menyampaikan lima tuntutan utama. Pertama, mereka mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program MBG. Menurut Suara Ibu Peduli Makan Bergizi Gratis, yang terpenting bukan hanya mengejar capaian angka, tetapi juga memastikan kualitas dan tanggung jawab nyata pemerintah dalam menjalankan program tersebut.
Kedua, mereka meminta agar penyaluran program MBG dilakukan secara bertahap, dimulai dari keluarga kelas bawah dan menengah.
Ketiga, pemberian MBG perlu diprioritaskan untuk keluarga di desa-desa dan kawasan miskin perkotaan yang paling rentan terhadap krisis pangan dan gizi.
Keempat, mereka menekankan pentingnya penyaluran MBG secara tunai kepada orang tua dilakukan secara transparan dan akuntabel, dengan melibatkan komunitas, organisasi perempuan, serta masyarakat sipil sebagai pengawas independen.
Terakhir, pemerintah diminta untuk meninjau kembali aspek konstitusi dan hak anak dalam program MBG, agar pelaksanaannya tidak semata-mata berbasis proyek.
“Program MBG yang menjadi program unggulan pemerintah semestinya menjadi langkah maju untuk memastikan anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan kuat. Namun, dalam praktiknya program ini justru menimbulkan persoalan yaitu keracunan, kualitas rendah dan risiko penyalahgunaan,” kata Rusmarnie Rusli dari Srikandi Indonesia kepada wartawan.
Rusmarnie menjelaskan, tujuan utama program MBG adalah meningkatkan asupan gizi anak usia sekolah, menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang unggul, serta menumbuhkan kebiasaan mengonsumsi makanan sehat sejak dini.
Menurutnya, tujuan tersebut sangat mulia, namun untuk mencapainya dibutuhkan kebijaksanaan dan ketelitian dalam pelaksanaannya.
Pewarta : Fifi Abdurahman
