Jakarta, GPriority.co.id – PT KAI Commuter resmi mengoperasikan 11 rangkaian sarana KRL baru yang melayani pengguna Commuter Line Jabodetabek setiap hari. Sebanyak 132 unit kereta dari seluruh rangkaian ini digunakan untuk menggantikan armada lama yang telah habis masa pakainya.
Direktur Utama KAI Commuter, Asdo Artriviyanto, menyampaikan bahwa pengadaan sarana baru ini merupakan bagian dari upaya peningkatan layanan transportasi publik perkotaan di wilayah Jabodetabek.
“Rangkaian KRL terbaru ini merupakan modernisasi sarana perkeretaapian yang memiliki teknologi terbaru dengan sebutan CLI-125. Ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan layanan pengguna yang semakin meningkat,” kata Asdo dalam siaran persnya dikutip, Kamis (16/10).
Dari 11 rangkaian tersebut, empat rangkaian beroperasi di lintas Commuter Line Bogor, sementara tujuh rangkaian lainnya melayani Commuter Line Cikarang. Tahap pertama pengoperasian dimulai pada 1 Juni 2025 dengan dua rangkaian di lintas Bogor dan satu di lintas Cikarang.
Pengoperasian dilanjutkan secara bertahap pada 11 Juni, 25 Juli, 22 Agustus, dan 26 September 2025, setelah seluruhnya lolos sertifikasi dari Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), Kementerian Perhubungan.
“Seluruh pengoperasian sarana KRL baru ini merupakan penggantian atas sarana lama yang telah habis masa pakainya,” ujar Asdo.
Manager Public Relations KAI Commuter, Leza Arlan, menambahkan bahwa KRL baru ini akan digunakan untuk melayani sekitar 1,1 juta pengguna Commuter Line Jabodetabek setiap harinya.
“Rangkaian KRL baru ini juga dilengkapi dengan sejumlah fitur modern seperti sistem pendingin udara (AC) yang lebih kuat, ruang interior yang lebih luas dan ergonomis, serta teknologi keselamatan mutakhir,” tutur Leza.
Leza juga menuturkan bahwa desain kabin dan tempat duduk dibuat lebih nyaman serta ramah bagi penyandang disabilitas, lansia, dan ibu hamil.
Hingga September 2025, total volume pengguna Commuter Line Jabodetabek tercatat mencapai 255,52 juta orang, dengan rincian lintas Bogor 113,84 juta pengguna dan lintas Cikarang 62,67 juta pengguna.
“Dengan adanya peningkatan pengguna tentunya perlu sarana yang memadai sehingga pergerakan pengguna dari satu tempat ke tempat lain dapat terakomodir,” ujarnya.
KAI Commuter juga menyampaikan apresiasi kepada PT KAI, Kementerian Perhubungan, Kementerian Keuangan, Badan Pengaturan BUMN, serta seluruh pemangku kepentingan yang telah mendukung pengadaan KRL baru ini.
“Bagi pengguna Commuter Line yang akan menggunakan sarana KRL baru ini diimbau untuk menjaga fasilitas layanan yang tersedia di dalam kereta dengan tidak melakukan aksi vandalisme,” tutup Leza.
