Jakarta, GPriority.co.id – Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Inggris, Adele, mengungkapkan bahwa pengalaman patah hati menjadi inspirasi utama dalam penciptaan lagu-lagu di album debutnya, “19”. Namun, ia mengaku telah lupa sosok pria yang menjadi sumber inspirasinya tersebut.
“Album pertama ku itu kebanyakan ceritanya tentang satu orang juga, tapi bukan orang yang sama yang aku ceritakan di album 21, tapi aku lupa namanya,” ujar Adele dalam sebuah klip yang kembali beredar secara daring, dikutip dari Parade melalui AOL, Senin (20/10).
Adele mengaku, pengalaman emosional saat menulis lagu di album “19” sempat membuatnya merasa sangat terluka. Namun, hal serupa justru terulang ketika ia menulis album berikutnya, “21”.
“Dulu aku merasa, ‘Ya ampun, aku tidak pernah sesakit hati itu seumur hidupku.’ Lalu, di album 21, aku mengalaminya lagi,” ungkapnya.
Menurut Adele, proses pembuatan album 21 menjadi salah satu momen paling dramatis dalam kariernya, karena seluruh lirik yang ditulis berasal langsung dari perasaannya sendiri.
Meski begitu, album 19 yang dirilis pada Januari 2008 menjadi titik awal kesuksesan karier Adele di dunia musik internasional. Album tersebut menduduki posisi puncak tangga lagu di Britania Raya dan masuk 10 besar di 15 negara, termasuk Amerika Serikat.
Hingga kini, 19 tercatat terjual lebih dari 8,5 juta kopi di seluruh dunia dan diakui sebagai salah satu album terlaris abad ke-21 di Inggris. Dua lagu andalannya, “Chasing Pavements” dan “Make You Feel My Love”, sukses menembus 10 besar tangga lagu single di Inggris.
Keberhasilan tersebut mengantarkan Adele meraih Grammy Awards 2009 untuk kategori Artis Pendatang Baru Terbaik, sekaligus menegaskan posisinya sebagai salah satu penyanyi dengan pengaruh besar di industri musik global.
